Kompas.com - 16/04/2021, 18:24 WIB
Lucinta Luna Instagram @davina_veronicaLucinta Luna

DENPASAR, KOMPAS.com - Video Lucinta Luna yang ditarik lumba-lumba menjadi perhatian dan menuai kecaman.

Video tersebut disebut diambil di lokasi Dolphin Lodge Bali, kawasan Pantai Serangan, Denpasar, Bali.

Kepala BKSDA Bali Agus Budi Santosa masih irit bicara terkait pentas lumba-lumba tersebut.

Ia menyebut, pihaknya sedang mengumpulkan informasi perihal kejadian itu.

Baca juga: Dianggap Eksploitasi Lumba-Lumba, Lucinta Luna Dikecam Davina Hingga Susi Pudjiastuti

"Terkait berita tentang lumba-lumba, saat ini BKSDA sedang melakukan proses pengumpulan informasi," katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/4/2021).

Agus belum menjawab pertanyaan apakah Dolpin Lodge Bali berizin atau tidak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala TU BKSDA Bali Prawona Meruanto membenarkan bahwa lokasi tersebut berada di Dolphin Lodge Bali.

"Lokasi betul. Kan jelas (di Dolphin Lodge Bali)," kata dia.

Pihaknya sedang mengumpulkan infomasi dan menyelidiki video viral itu untuk dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dolphin Lodge Bali berlokasi di Pantai Serangan, Sanur, Bali.

Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Bali, Permana Yudiarso mengatakan, pihaknya juga sedang menelusuri informasi itu.

Sebab, sepengetahuannya Dolphin Lodge Bali ditutup izinnya sejak April 2020 lalu.

"Per April 2020 itu sudah ditutup statusnya. Ketika ada kegiatan setelah itu kan tidak boleh. Soal jika ada perbaruan izin, ada di BKSDA apakah ada izin terbit baru," kata dia saat dihubungi.

Baca juga: Surabaya Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka, Eri Cahyadi: Belajar di Sekolah Berlangsung Juli, tapi...

Yudiarso menuturkan, setiap usaha yang memanfaatkan ruang laut harus memiliki memiliki komfirmasi surat persetujuan pemamfaatan ruang laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja. Hingga saat ini, KKP belum pernah meberbitkan surat tersebut untuk Dolphin Lhodge Bali.

"Sampai saat ini surat belum ada. Jadi dari sisi perizinan lokasi belum ada. Kami akan coba cek lokasinya apakah ada aktivitas. Apakah benar diambil dalam waktu dekat," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Regional
PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

Regional
Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Regional
Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Regional
ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

Regional
Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Regional
Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Regional
Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Regional
ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

Regional
Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.