Ada Senjata Rakitan Serupa AK-47 Dalam Rumah Terduga Teroris di Makassar

Kompas.com - 16/04/2021, 17:06 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya, Makasssar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/4/2021).  Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya, Makasssar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/4/2021).

KOMPAS.com- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah kontrakan terduga teroris MT yang ditembak mati saat penggerebekan di Jalan Manuruki 3, Kelurahan Sudiang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kemarin dari hasil olah TKP kediaman tersangka, ada empat replika senjata diamankan, satu menyerupai AK-47," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan di kantornya, Jumat (16/4/2021) seperti dilansir Antara.

Selain itu, Tim Densus 88 Antiteror bersama tim Polda Sulsel dibantu Inafis serta Polrestabes Makassar, juga mengamankan barang lain hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Diamankan barang bukti di antaranya ada lima handphone, kemudian ada 10 senjata tajam, golok, ada tujuh buku terkait dengan jihad, satu artikel juga terkait jihad diamankan," ungkap Zulpan.

Baca juga: Puluhan Napi Teroris di Lapas Gunung Sindur Ucapkan Ikrar Setia Pancasila

Zulpan juga membenarkan ada anggota keluarga MT yang ikut dibawa polisi.

"Tiga orang, hanya dimintai keterangan karena keluarga yang ada di rumah itu, tapi tidak ada kaitan dengan bom bunuh diri Katedral dan bukan target. Itu istri, anak ada juga menantu," tutur dia.

Sedangkan untuk jenazah MT yang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan pemeriksaan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Sudah diberikan kembali kepada keluarga, diterima kakak kandung bersangkutan dan di makamkan di pekuburan Sudiang," tuturnya.

Baca juga: Densus 88 Tembak Mati Seorang Terduga Teroris di Makassar

Mengenai dengan perkembangan jaringan teroris pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral pada 28 Maret 2021, Zulpan mengatakan, jumlah orang yang diamankan terus bertambah.

"Jadi sampai hari ini 32 orang telah ditangkap dan diamankan. Sekarang menjalani pemeriksaan intensif oleh tim densus dibantu tim Polda Sulsel. Mereka kita amankan saat ini berada di kantor. Ada 30 pria dan dua wanita," ucap-nya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X