Pemkot Surabaya Terjunkan 50 Petugas di RS untuk Permudah Warga Manfaatkan Layanan Berobat Gratis

Kompas.com - 16/04/2021, 14:02 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Wali Kota Surabaya Armuji

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya menerjunkan sebanyak 50 orang petugas untuk membantu rumah sakit.

Hal itu dilakukan demi memasifkan sosialisasi pelaksanaan penerapan Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Semesta) kepada masyarakat.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, puluhan personel tersebut disebar di rumah sakit swasta dan klinik yang tergabung dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan se-Surabaya.

Menurut Armuji, petugas yang dikirimkan itu bertujuan untuk membantu warga saat mengalami kendala teknis dalam penginputan data.

Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkot Surabaya Larang Bagi-bagi Takjil di Pinggir Jalan, Buka Berama Dibatasi

Ketika mengalami masalah tersebut, kata Armuji, petugas dari dinkes yang disebar di rumah sakit swasta dan klinik akan membantu mengatasi hal tersebut.

Selain itu, petugas juga diminta membantu rumah sakit dalam menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) yang menjadi bagian dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi beberapa rumah sakit swasta memang mengalami sedikit kendala pada aplikasi. Nah, makanya kami tempatkan petugas dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS. Kalau RS pemerintah enggak ada kendala," kata Armuji, saat dikonfirmasi, Jumat (16/4/2021).

Dengan adanya petugas yang disiapkan dinkes di rumah sakit dan klinik, kata Armuji, kendala saat pasien datang mendaftarkan diri ke rumah sakit tidak sampai terjadi.

Dia menyebut, cukup dengan KTP saja, para petugas akan langsung meng-entry data pasien ke dalam aplikasi Cek Kependudukan Disdukcapil Surabaya dan Edabu Jamkesda BPJS Kesehatan.

"Jadi kalau ada trouble langsung di-cover teman-teman Dinkes, sehingga tidak ada warga yang bolak-balik," kata Armuji.

Armuji menambahkan, di rumah sakit swasta tidak semua penyakit bisa di-cover BPJS yang dikerjasamakan dengan Pemkot Surabaya.

Namun, warga tak perlu khawatir. Sebab, rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya bisa meng-cover semua jenis penyakit.

 

"Pengaduan sih banyak karena rumah sakit swasta tidak bisa meng-cover semua jenis penyakit dengan BPJS. Jadi, kalau ada pasien yang punya penyakit berat, langsung mendatangi rumah sakit milik pemerintah," ujar Armuji.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita menyampaikan, antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan JKS dinilai luar biasa.

Berdasarkan data yang tercatat, mulai 1 April 2021 hingga saat ini, sudah ada ratusan warga yang telah terdaftar.

"Mereka terdiri dari masyarakat yang daftarnya di kelurahan maupun di faskes," kata dia.

Baca juga: Jika THR Molor, Pekerja di Surabaya Bisa Lapor ke Posko Aduan Pemkot

Ia berharap, ke depan semakin banyak lagi masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan fasilitas kesehatan gratis ini.

Hal ini menjadi penting agar ketika warga sakit cukup membawa KTP saja untuk berobat ke 63 puskesmas se-Surabaya.

Ia juga berharap semua warga menyempatkan diri untuk mendaftar.

Kalau kondisinya sehat bisa ke kelurahan dan akan langsung dilayani.

"Kalau memang sedang sakit bisa ke puskesmas terdekat dengan hanya menunjukkan KTP Surabaya. Untuk mekanisme rujukannya tetap berjenjang," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Regional
Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Regional
Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Regional
Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Regional
Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Regional
Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Regional
Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Regional
Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Regional
57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

Regional
PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

Regional
Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Regional
7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2021

Regional
Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Hasil Swab PCR dan Surat Vaksin di Samarinda, 9 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Hasil Swab PCR dan Surat Vaksin di Samarinda, 9 Orang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X