Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TNI-Polri Kuasai Situasi di Beoga, Satgas: Kami Akan Menjaga dan Melindungi Masyarakat

Kompas.com - 16/04/2021, 05:28 WIB
Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

TIMIKA, KOMPAS.com - Ratusan anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi memasuki Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, untuk memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat, Kamis (15/4/2021).

Serangkaian tindakan kriminal yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pekan kemarin mulai dari penembakan terhadap dua orang guru disertai pembakaran rumah dan gedung sekolah, membuat situasi keamanan di Beoga mencekam.

Baca juga: 100 Personel Sudah Ada di Beoga, Satgas Nemangkawi: Cepat atau Lambat KKB Ini Pasti Tertangkap

Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi Polri, Brigjen Pol Rocyke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI, Brigjen TNI Tri budi Utomo memimpin langsung pemulihan situasi kamtibmas di Distrik Beoga.

"Puji syukur situasi kamtibmas masyarakat Beoga berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Beoga TNI-Polri telah kuasai," tutur Kaops Rocyke, dalam keterangan tertulis melalui Satgas Humas Ops Nemangkawi, Kamis malam.

Tidak hanya di Beoga, beberapa hari yang lalu KKB juga melakukan aksi kriminal pembakaran helikopter di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, hingga penembakan seorang pengemudi ojek di Kampung Eromaga, Distrik Omukia.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Al Qudussy mengatakan, sudah tiga hari dilakukan pergeseran pasukan operasi Nemangkawi TNI-Polri di wilayah Beoga.

Pasukan Ops Nemangkawi TNI-Polri yang berada di Distrik Ilaga juga melakukan penyisiran KKB dari arah Ilaga menuju Beoga.

Baca juga: Kondisi Terkini di Beoga, Kabupaten Puncak, Sudah 40 Warga Pendatang Dievakuasi ke Mimika

"Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang. Kami Satgas Ops Nemangkawi TNI-Polri akan terus menjaga dan melindungi masyarakat di wilayah Beoga dan sekitarnya. Percayakan kepada kami, kami berusaha untuk ciptakan situasi kondusif," kata Iqbal.

Selain menjaga situasi Beoga, Ilaga, dan wilayah sekitarnya agar tetap aman, pengejaran terhadap KKB yang melakukan tindakan kriminal mulai pembakaran fasilitas sekolah, penembakan dua orang guru dan seorang pengojek terus dilakukan.

"Cepat atau lambat kelompok kriminal ini pasti tertangkap," pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Regional
Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan 'Stunting' dan Kemiskinan Ekstrem

Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan "Stunting" dan Kemiskinan Ekstrem

Regional
Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Regional
Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Regional
Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Regional
Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Regional
Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Regional
Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com