Fakta Baru Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta, Ardi Divonis 1 Tahun Penjara, Dianggap Berbelit-belit dan Terbukti Pakai Uang yang Bukan Miliknya

Kompas.com - 16/04/2021, 05:16 WIB
Ilustrasi rekening bank SHUTTERSTOCKIlustrasi rekening bank

KOMPAS.com - Majelis hakim menjatuhkan vonis pada terdakwa kasus salah transfer Rp 51 juta, Ardi Pratama dengan hukuman 1 tahun penjara.

Ardi dianggap bersalah karena telah menggunakan uang yang bukan haknya.

Baca juga: Ardi Pratama, Terdakwa Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta Divonis 1 Tahun Penjara

Dianggap berbelit-belit

Ilustrasi tabunganThinkstock.com Ilustrasi tabungan
Ketua Majelis Hakim Ni Putu Purnami memberikan sanksi dengan pertimbangan memberatkan, yakni Ardi dianggap berbelit-belit dan sudah menggunakan uang salah transfer tersebut.

Sedangkan pertimbangan meringankan yaitu Ardi belum pernah mendapatkan hukuman.

Selain itu, pria asal Kota Surabaya itu bersikap sopan selama persidangan.

Baca juga: Duduk Perkara Nur, Mantan Pegawai BCA Laporkan Nasabah Usai Salah Transfer, Begini Aturan Mainnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Penyekatan di Jembatan Suramadu Bukan Diskriminasi...'

"Penyekatan di Jembatan Suramadu Bukan Diskriminasi..."

Regional
'Debt Collector' Ambil Paksa Motor Ibu Rumah Tangga, Besoknya Langsung Diamankan Polisi

"Debt Collector" Ambil Paksa Motor Ibu Rumah Tangga, Besoknya Langsung Diamankan Polisi

Regional
Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Regional
Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat 'Kredit Mesra', Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat "Kredit Mesra", Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

Regional
Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Regional
Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Regional
Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Regional
Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Regional
Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Regional
Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Regional
Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Regional
Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Regional
Soal RSUD Sumedang Tak Terima Pasien Umum, Ini Jawaban Satgas Covid-19

Soal RSUD Sumedang Tak Terima Pasien Umum, Ini Jawaban Satgas Covid-19

Regional
DPRD DIY Dukung Lockdown yang Diwacanakan Sultan HB X: Pemikiran Logis

DPRD DIY Dukung Lockdown yang Diwacanakan Sultan HB X: Pemikiran Logis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X