Gunung Ili Lewotolok Erupsi Mengeluarkan Asap Putih Setinggi 1.000 Meter

Kompas.com - 15/04/2021, 17:51 WIB
Erupsi Gunung Ili Lewotolok di Lembata siang tadi. ANTARA/HO. ANTARA/HO. Erupsi Gunung Ili Lewotolok di Lembata siang tadi. ANTARA/HO.

KOMPAS.com - Gunung Api Ili Lewotolok erupsi dan kawahnya mengeluarkan asap putih dengan tinggi kolom mencapai 1.000 meter, Kamis (15/4/2021) pukul 15.02 Wita.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok Stanislaus Ara Kian, seperti dilansir dari Antara, Kamis.

Erupsi gunung api itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi kurang lebih 35 detik.

Baca juga: Dapat Rp 900 Juta dari Panen Porang, Petani Ini Beli Mobil dan Tanah

Dia mengatakan, letusan yang dikeluarkan oleh Gunung Ili Lewotolok disertai dengan dentuman yang sangat kuat sehingga sedikit membuat bergetar tanah yang berada di sekitar gunung itu.

Warga sekitar lereng Ili Lewotolok serta pengunjung, pendaki, dan wisatawan disarankan tidak melakukan aktivitas di area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung api tersebut.

"Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya, masyarakat yang berada disekitar Gunung Ili Lewotolok diminta agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Baca juga: Tanaman Porang Bikin Petani Madiun Untung Ratusan Juta, Beli Mobil dan Tanah (Bagian 1)

Masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok diminta mewaspadai ancaman lahar terutama saat musim hujan, mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling gunung itu.

Pihaknya tetap siaga dan memantau untuk memastikan tak ada semburan abu yang lebih besar dan tinggi yang dapat membahayakan warga di sekitar gunung itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Regional
Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X