Kronologi Kakak Hajar Adik Sepupu hingga Tewas, Mengaku Sering Diejek Lewat WhatsApp

Kompas.com - 15/04/2021, 12:42 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Mengaku sering diejek lewat pesan WhatsApp, DW (18) warga Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, menganiaya adik sepupunya, RS (13), hingga tewas, Senin (12/4/2021).

Menurut polisi, DW awalnya menghajar korban yang sedang berada di rumah temannya. 

"Pelaku sekonyong-konyong langsung memukul hingga korban terjatuh. Setelah itu pelaku juga mencekik korban," kata Kapolsek Terusan Nunyai, Inspektur Satu (Iptu) Santoso, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Guru Korban Penembakan KKB, Sang Ayah Pingsan

Lalu, menurut Santoso, korban berhasil melepaskan diri dan mengajak pelaku menyelesaikan masalah itu baik-baik di rumah mereka.

"Kalau mau berantem jangan di rumah orang, malu," kata Santoso menirukan ucapan korban.

Seperti diketahui, keduanya sama-sama tinggal di rumah bibi mereka.

Baca juga: Usai Cekcok Soal Hubungan Intim, Istri Gantung Diri, Jasad Ditemukan Anak

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya 20 OTK, Pelaku Diduga Anggota KKB

Kronologi 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya 20 OTK, Pelaku Diduga Anggota KKB

Regional
'Saya Tidak Tahu Siapa yang Menyerang dan Siapa yang Diserang, Palestina atau Israel'

"Saya Tidak Tahu Siapa yang Menyerang dan Siapa yang Diserang, Palestina atau Israel"

Regional
Tagih Pinjaman Online ke Guru TK, Debt Collector Buat Grup Facebook Open Donasi untuk Pengutang

Tagih Pinjaman Online ke Guru TK, Debt Collector Buat Grup Facebook Open Donasi untuk Pengutang

Regional
Wisatawan yang Sudah Divaksin dan Negatif Covid-19 Diberi Akses Khusus Masuk Candi Borobudur

Wisatawan yang Sudah Divaksin dan Negatif Covid-19 Diberi Akses Khusus Masuk Candi Borobudur

Regional
Percaya Anaknya Dihinggapi Makhluk Dunia Lain, Orangtua Tenggelamkan dan Simpan Mayat Anak Selama 4 Bulan

Percaya Anaknya Dihinggapi Makhluk Dunia Lain, Orangtua Tenggelamkan dan Simpan Mayat Anak Selama 4 Bulan

Regional
Satgas Covid-19 Babel Larang Isolasi Mandiri, Seluruh Pasien Positif dan Reaktif Diisolasi di Rumah Sakit

Satgas Covid-19 Babel Larang Isolasi Mandiri, Seluruh Pasien Positif dan Reaktif Diisolasi di Rumah Sakit

Regional
Mulai Hari Ini Keluar dari Banyumas Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Mulai Hari Ini Keluar dari Banyumas Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Regional
Detik-detik Pria Tewas Digigit Ular Welang, Berawal Tikus Melompati Tubuhnya Saat Tidur

Detik-detik Pria Tewas Digigit Ular Welang, Berawal Tikus Melompati Tubuhnya Saat Tidur

Regional
7 Orang Positif Covid-19, Tempat Wisata di Pagaralam Sumsel Ditutup

7 Orang Positif Covid-19, Tempat Wisata di Pagaralam Sumsel Ditutup

Regional
Detik-detik Karyawan Rumah Makan Dianiaya Pengunjung, Terekam Kamera CCTV, Pelaku Ayah dan Anak

Detik-detik Karyawan Rumah Makan Dianiaya Pengunjung, Terekam Kamera CCTV, Pelaku Ayah dan Anak

Regional
Sepekan Dirawat, Kondisi 2 Pekerja Migran yang Terjangkit Covid-19 Varian Baru Baik dan Stabil

Sepekan Dirawat, Kondisi 2 Pekerja Migran yang Terjangkit Covid-19 Varian Baru Baik dan Stabil

Regional
Sosok S Guru TK yang Terjerat 24 Pinjaman Online, 13 Tahun Mengajar, Pinjam Uang untuk Kuliah S1

Sosok S Guru TK yang Terjerat 24 Pinjaman Online, 13 Tahun Mengajar, Pinjam Uang untuk Kuliah S1

Regional
Sempat Terlihat Mondar-mandir, Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Semak-semak

Sempat Terlihat Mondar-mandir, Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Semak-semak

Regional
Penutupan Tempat Wisata di Wonogiri Diperpanjang hingga 24 Mei

Penutupan Tempat Wisata di Wonogiri Diperpanjang hingga 24 Mei

Regional
Bukan untuk Wisata, Perahu yang Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ternyata untuk Angkut Pakan dan Pupuk Ikan

Bukan untuk Wisata, Perahu yang Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ternyata untuk Angkut Pakan dan Pupuk Ikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X