Hadapi Ancaman Siklon Tropis, Bupati Jember Rekrut 100 Relawan Per Kecamatan

Kompas.com - 14/04/2021, 23:56 WIB
Citra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara Papua, Senin (12/4). BNPBCitra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara Papua, Senin (12/4).

JEMBER,KOMPAS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan peringatan dini kesiapsiagaan bencana pada 30 wilayah di Indonesia, salah satunya Jawa Timur.

Menyikapi hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto bakal membentuk 100 relawan di setiap kecamatan yang rawan bencana.

Baca juga: BMKG Makassar Sebut Wilayah Sulsel Aman dari Siklon Tropis Surigae
Baca juga: Riau Termasuk Rawan Terdampak Siklon Tropis 94W, BPBD Mulai Siap Siaga

 

Pihaknya terjun langsung untuk memetakan wilayah yang rawan bencana tersebut.

Hasilnya, pihaknya akan menambah jumlah relawan yang ada di 13 kecamatan yang rawan bencana. Seperti di Kabupaten Jelbuk, Sukorambi, dan Bangsalsari.

“Kami merekrut minimal satu kecamatan 100 orang relawan,” kata Hendy kepada Kompas.com di kantor DPRD Jember, Rabu (14/4/2021) malam.

Sebab, jumlah relawan yang tersedia masih sangat minim untuk membantu mengatasi berbagai bencana yang pernah terjadi di Jember. Seperti bencana banjir, puting beliung maupun longsor.

Perekrutan relawan tersebut bukan sebagai tenaga honorer, tapi khusus untuk warga yang punya kepedulian.

“Kalau ada anggaran, mungkin hanya transport saja,” ucap dia.

Namun, lanjut Hendy, anggaran untuk relawan bencana tersebut masih belum ada dan akan dialokasikan dalam perubahan APBD selanjutnya.

“Akan kami geser untuk itu, karena saya melihat kondisi bencana tidak boleh main-main. Kita harus waspada betul untuk pencegahan,” tambah dia.

Hendy mencontohkan, Kabupaten Jember seringkali dilanda banjir setiap musim hujan.

Namun, BPBD Jember masih belum memiliki alat ukur banjir untuk melihat debit air. Jika ada alat tersebut, maka bisa memproteksi banjir.

“Bencana ini kan gusti Allah yang nentukan, kami wajib ikhtiar,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan BNPB memberikan peringatana dini setelah adanya informasi dari BMKG tentang ancaman bibit siklon (angina ribus) tropis 94W yang diduga akan mengakibatkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

26 Orang di Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Acara Syukuran, 9 Dirawat di RSUD Sekarwangi

Regional
Penculikan Anak di Makassar untuk 'Ditukar' 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Penculikan Anak di Makassar untuk "Ditukar" 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Regional
[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

[POPULER NUSANTARA] Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD | 2 Prajurit TNI Gugur Dianiaya OTK

Regional
Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Regional
Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Sulut Kini Miliki Perda Covid-19, Melanggar Bakal Disanksi Administratif hingga Penjara 3 Hari

Regional
4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

4 Daerah dengan Capaian Vaksinasi Terendah di Jateng, Mana Saja?

Regional
Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar Massa, Polisi Dituduh Tak Mampu Atasi Begal

Regional
Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Kisah Guru TK Dipecat hingga Hampir Bunuh Diri, Berawal Utang Rp 2,5 Juta di Pinjol hingga Jadi Rp 40 Juta

Regional
Kronologi Penculik 'Tukar' Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Kronologi Penculik "Tukar" Bocah 10 Tahun dengan 4 Tabung Gas Elpiji

Regional
Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Sedang Amankan Proyek Pagar Bandara di Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK, Pelaku Lari ke Hutan

Regional
Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Detik-detik 2 Prajurit TNI Gugur Dikeroyok 20 OTK di Papua, Pelaku Berkeliaran Bawa 2 Senjata Rampasan

Regional
12 ASN Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran Siap-siap Disanksi

12 ASN Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran Siap-siap Disanksi

Regional
Simpan Sabu di Kemaluannya, Wanita Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

Simpan Sabu di Kemaluannya, Wanita Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
1.341 Jiwa Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor

1.341 Jiwa Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor

Regional
Diguyur Hujan Deras, 14 Desa di Berau Kaltim Terendam Banjir hingga 2 Meter

Diguyur Hujan Deras, 14 Desa di Berau Kaltim Terendam Banjir hingga 2 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X