Ada Ancaman Siklon Tropis 94W, Pohon Tua dan Baliho Rawan Roboh Ditertibkan

Kompas.com - 14/04/2021, 16:42 WIB
Citra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara Papua, Senin (12/4). BNPBCitra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara Papua, Senin (12/4).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya mengaktifkan kewaspadaan tingkat lokal menghadapi prediksi akan terjadinya siklon tropis 94W sepekan ke depan.

Berbagai persiapan antisipasi bencana telah disosialisasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai ke tingkat kecamatan, kelurahan sampai ke tingkat RW dan RT.

"Kewaspadaan tingkat lokal sudah diaktifkan menghadapi cuaca buruk yang diprediksikan atau disebut siklon tropis 94W. Kemarin sudah kepada camat dan lurah dan sudah ada pelatihan penanganan bencana dari beberapa kader kelurahan. Kita tingkatkan agar masyarakat tetap waspada karena selama ini kejadian bencana sulit diprediksi," jelas Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, kepada wartawan di kantornya, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Antisipasi Bibit Siklon Tropis 94W, BPBD DIY Andalkan Destana untuk Mitigasi Bencana

Ivan menambahkan, jika ada pohon berusia tua pinggir jalan yang dinilai rawan roboh dan membahayakan pengguna jalan diminta untuk bisa diantisipasi langsung oleh pihak kelurahan atau kecamatan.

Terlebih akan lebih efektif dan tak membutuhkan waktu lama dalam pemotongan pohon yang berusia tua jika menunggu prosedur kedinasan terkait.

"Kita juga sudah sahkan inisiatif masyarakat terhadap pohon di pinggir jalan yang dinilai sudah rawan runtuh kita pangkas. Lapor dulu ke dinas LH, tapi kalau dimungkinkan oleh masyarakat langsung saja karena keterbatasan petugas," tambah dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya pun sudah meminta petugas Dinas Pol PP Kota Tasikmalaya untuk menertibkan baliho yang rawan roboh kalau terjadi cuaca buruk.

Hal itu akan meminimalisasi terjadinya bencana dan menimbulkan korban jiwa jika terjadi hujan disertai angin kencang.

"Baliho rawan roboh pun sudah kita data dan segera ditertibkan," pungkasnya.

Baca juga: Bibit Siklon Tropis 94W Terdeteksi, BMKG Minta Jangan Anggap Sepele

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kabag Ops Brimob Polda Riau Pukul Petugas Jaga

Kronologi Kabag Ops Brimob Polda Riau Pukul Petugas Jaga

Regional
Kasus Penembakan Wartawan di Simalungun, Polda Koordinasi dengan TNI

Kasus Penembakan Wartawan di Simalungun, Polda Koordinasi dengan TNI

Regional
Seluruh DPC PDI-Perjuangan Jatim Sepakat Ajukan Puan sebagai Capres di Pilpres 2024

Seluruh DPC PDI-Perjuangan Jatim Sepakat Ajukan Puan sebagai Capres di Pilpres 2024

Regional
Gubernur Banten Pertimbangkan Karantina Wilayah

Gubernur Banten Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
30 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dinsosnakertrans Yogyakarta Ditutup Sementara

30 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dinsosnakertrans Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
Beredar Kabar BOR RS di Purwokerto Tembus 98 Persen, Bupati: Tidak Betul, Itu Ngawur

Beredar Kabar BOR RS di Purwokerto Tembus 98 Persen, Bupati: Tidak Betul, Itu Ngawur

Regional
Dugaan Korupsi Insentif Pemungutan Pajak, Kepala BPPRD Kota Jambi Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi Insentif Pemungutan Pajak, Kepala BPPRD Kota Jambi Jadi Tersangka

Regional
Gibran Kesal Belasan Makam di Solo Dirusak Anak-anak Sekolah: Nanti Kita Proses

Gibran Kesal Belasan Makam di Solo Dirusak Anak-anak Sekolah: Nanti Kita Proses

Regional
Polda Sumbar Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Polda Sumbar Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Regional
Kronologi Warung Milik Hadi Diobrak-abrik 9 Preman Bersenjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Kronologi Warung Milik Hadi Diobrak-abrik 9 Preman Bersenjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Regional
Optimistis Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Malang: Kita Lihat Fluktuasi Kasus Covid-19

Optimistis Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Malang: Kita Lihat Fluktuasi Kasus Covid-19

Regional
Bupati Banjarnegara Masih Izinkan Gelar Hajatan, Ganjar: Sudah Saya Sampaikan Tidak Boleh

Bupati Banjarnegara Masih Izinkan Gelar Hajatan, Ganjar: Sudah Saya Sampaikan Tidak Boleh

Regional
Diobrak-abrik 9 Preman, Sebuah Warung Bambu Hancur, Ini Pengakuan Pemilik

Diobrak-abrik 9 Preman, Sebuah Warung Bambu Hancur, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Stok Oksigen Pasien Covid-19 di Jateng Disebut Hampir Habis, Ganjar Bakal Atur Regulasinya

Stok Oksigen Pasien Covid-19 di Jateng Disebut Hampir Habis, Ganjar Bakal Atur Regulasinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Juni 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X