Soal Tudingan Polisi Siksa 3 Bocah Agar Mengaku Mencuri, Kapolres Buton: Kami Siap Diadukan ke Propam

Kompas.com - 14/04/2021, 12:59 WIB

KOMPAS.com - Soal tudingan oknum polisi diduga mengintimidasi dan melakukan kekerasan terhadap tiga anak di bawah umur agar mengaku mencuri menjadi sorotan.

Ketiga bocah tersebut adalah AG (12), RN (14) dan AJ (16) dan seorang pemuda berinisial MS (22) warga Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kapolres Buton AKBP Gunarko, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menegaskan, pihaknya akan bertanggung jawab jika tudingan itu benar dan terbukti secara hukum.

Baca juga: Uang Pensiun Suami Habis untuk Bayar Utang Bank, Istri Pensiunan Polisi Ini Terpaksa Jadi Pemulung

“Kalau memang ada dugaan kekerasan atau pemaksaan kami Polres siap menerima pengaduan melalui Propam,” ucap Gunarko.

“Kalau ada dugaan pelanggaran oleh Kapolsek dan jajarannya akan kami kenakan sanksi sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Berawal kasus pencurian uang Rp 100 juta

Kasus tersebut berawal dari laporan seorang warga bernama Saharudin yang bekerja sebagai kepala sekolah bulan Desember 2020.

Dirinya melaporkan telah kehilangan uang Rp 100 juta dan dua buah ponsel ke Polsek Sampuabalo. Selain itu, dua buah laptop di rumahnya juga raib.

Setelah itu, RN mengatakan, dirinya mendapat kabar jika adikknya ditangkap karena kasus pencurian.

“Awalnya saya tidak tahu, saya dengar ada ribut-ribut di rumah, saya bangun dan ada yang bilang adikku dibawa polisi katanya mencuri,” kata RN kepada sejumlah media, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Bukan Akibat Vaksin Covid-19, Pria di Pamekasan Muntah Darah Usai Disuntik, Ini Faktanya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Regional
Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Regional
Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Regional
Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Regional
Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Regional
Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Regional
Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Regional
Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Regional
Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Regional
Alat Berat Dikerahkan Hancurkan Peralatan Penambang Ilegal di Gunung Botak

Alat Berat Dikerahkan Hancurkan Peralatan Penambang Ilegal di Gunung Botak

Regional
Tanaman Ganja yang Ditemukan di Lahan Keerom Papua Diduga Akan Dijual ke Warga Luar Daerah

Tanaman Ganja yang Ditemukan di Lahan Keerom Papua Diduga Akan Dijual ke Warga Luar Daerah

Regional
38 Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Kampung Repang Muaif Jayapura

38 Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Kampung Repang Muaif Jayapura

Regional
Masalah keluarga, Napi Lapas Nunukan Gantung Diri di Toilet

Masalah keluarga, Napi Lapas Nunukan Gantung Diri di Toilet

Regional
Pandemi Terkendali, Gubernur Kaltim Isran Noor: Jangan Sampai Covid-19 Ini Kembali

Pandemi Terkendali, Gubernur Kaltim Isran Noor: Jangan Sampai Covid-19 Ini Kembali

Regional
Pamitan di Hari Terakhir Menjabat, Wali Kota Salatiga dan Wakilnya Berurai Air Mata

Pamitan di Hari Terakhir Menjabat, Wali Kota Salatiga dan Wakilnya Berurai Air Mata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.