Iu Rusliana

Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Bandung

 

Ramadhan, Madrasah Kepribadian untuk Muslim

Kompas.com - 14/04/2021, 12:51 WIB
Ilustrasi Ramadhan. ShutterstockIlustrasi Ramadhan.

Kepribadian yang diharapkan dapat diraih dari ibadah Ramadhan adalah ketakwaan. Kepribadian yang tak hanya berdimensi vertikal ritual, tetapi juga kepada sesama manusia dan lingkungan (horizontal).

Begitulah sifat dari Islam, lengkap dan sempurna, tak hanya material, tetapi juga spiritual. Seimbang, tak ada yang diistimewakan salah satunya. Jika pun selalu diingatkan tentang akhirat yang abadi, itu karena manusia cenderung lalai, dunia lebih dicintai.

Sebagai proses, shaum merupakan madrasah bagi setiap muslim yang setiap helaan napasnya ibadah. Sedari pagi hingga tidur, seorang muslim ditempa untuk menjadi insan bertakwa. Sebulan harus dimaknai sebagai pemodelan dalam rangkaian kehidupan selama setahun ke depan.

Baca juga: Sabar Sumber Kebahagiaan

Bagi yang kekurangan, sakit atau kepayahan, diberikan keringanan tanpa kehilangan makna dan keutamaan. Jadikan ibadah Ramadhan cara terbaik menempa diri menjadi pribadi yang ikhlas dan sabar.

Bukankah Tuhan menyampaikan kabar gembira bagi yang bersabar? Mereka yang siap, isilah sepenuhnya dengan kebajikan dan menjadi jalan mendekatkan diri pada Tuhan. Kita yang sehat, sanggup dan diberikan kelebihan, puasalah dan berbagilah sepenuh hati. Tolonglah tetangga dan saudara yang bingung untuk berbuka dan sahur dengan apa, karena sedang sempit rezekinya.

Madrasah kepribadian

Ramadhan merupakan madrasah kepribadian yang menyajikan banyak mata pelajaran keutamaan. Menjadi penuntun bersikap, berpikir, beramal dan spiritual menuju Tuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ramadhan juga adalah ibadah ekslusif karena langsung berkaitan dengan Allah Yang Maha Rahman.

Kita sebagai muslim, setiap tahun ditempa untuk terus meninggi derajat ketaatan. Terefleksi dalam kebajikan yang tidak hanya berdimensi vertikal, tetapi juga horizontal.

Apabila takwa hanya dapat dinilai langsung Tuhan, manusia dapat menilai langsung kebajikan. Takwa dan kebajikan tak dapat dipisahkan, karena beragama itu tidak hanya untuk Tuhan, tetapi juga demi kebaikan lingkungan dan kemanusiaan.

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat. Tetapi kebajikan itu ialah orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim dan orang miskin, musafir, peminta-minta, memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan shalat dan memberikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itu lah orang-orang yang benar, mereka itu pula orang yang bertakwa". (QS. Al-Baqarah: 177).

Dari ayat tersebut, tampak jelas bahwa tak cukup hanya dengan beriman kepada Allah Swt, kita juga dituntut untuk berbagi dan berbuat saleh secara sosial.

Praktiknya antara lain dengan cara memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim dan orang miskin, musafir, dan peminta-minta. Lalu memerdekakan hamba sahaya, memberikan zakat dan menepati janji. Perintah Al Quran tersebut ditujukan kepada manusia agar menjadi yang benar dan bertakwa.

Manusia bertakwa itu pemberi terbaik, dilakukannya waktu lapang maupun sempit. Ruang memaafkannya luas tanpa batas. Mampu menahan kebencian dan tetap berbuat baik kepada yang telah zalim kepadanya sekalipun.

Baca juga: Hikmah Ramadhan: Yerusalem, Umar, dan Agama yang Damai

Al Quran menyebut orang yang bertakwa untuk menggambarkan mereka yang dicintai Allah Swt, yakni mereka akan mendapatkan kebahagiaan abadi, kemenangan dan selalu dilindungi.

Berbahagialah mereka lulusan terbaik Ramadhan. Sebagaimana dijanjikan Allah Yang Maha Rahman, manusia yang bertakwa diberikan kelebihan berupa anugerah petunjuk untuk membedakan kesalahan dan kebenaran. Mendapatkan jalan keluar pada setiap kesulitan. Dimudahkan segala urusan serta dilimpahi berkah dalam kehidupan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Namai Putra Pertama ABCD EFGHIJK, Zulfahmi Ingin Berikan Nama Anak Ke-2 NOPQ RSTUV dan Anak Ke-3 XYZ

Usai Namai Putra Pertama ABCD EFGHIJK, Zulfahmi Ingin Berikan Nama Anak Ke-2 NOPQ RSTUV dan Anak Ke-3 XYZ

Regional
Saat Segelas Racun Tikus Renggut Nyawa Mahasiswi di Yogyakarta…

Saat Segelas Racun Tikus Renggut Nyawa Mahasiswi di Yogyakarta…

Regional
Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Magelang, 1 Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Magelang, 1 Orang Tewas

Regional
Diduga Tembak dan Aniaya Buronan, Kasat Reskrim Luwu Utara Dicopot, lalu Bakal Diperiksa dan Disidang

Diduga Tembak dan Aniaya Buronan, Kasat Reskrim Luwu Utara Dicopot, lalu Bakal Diperiksa dan Disidang

Regional
Pelajar NTT: Bapak Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Internet

Pelajar NTT: Bapak Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Internet

Regional
Pernah Dibully, Bocah Bernama ABCD EFGHIJK Kini Bangga dengan Namanya Setelah Tahu Hal Ini

Pernah Dibully, Bocah Bernama ABCD EFGHIJK Kini Bangga dengan Namanya Setelah Tahu Hal Ini

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita TM, Korban Pinjol yang Diteror hingga Depresi | Sunardi Susun Pecahan Batu Jadi Serupa Candi

[POPULER NUSANTARA] Cerita TM, Korban Pinjol yang Diteror hingga Depresi | Sunardi Susun Pecahan Batu Jadi Serupa Candi

Regional
Mengaku Dihamili Polisi, Warga Trenggalek Lapor Ke Propam Polda Jatim

Mengaku Dihamili Polisi, Warga Trenggalek Lapor Ke Propam Polda Jatim

Regional
Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.