Pakai Kalung Emas Imitasi, Pengendara Motor Didorong Jambret hingga Jatuh, Pelaku Ditangkap Warga

Kompas.com - 14/04/2021, 04:59 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

KOMPAS.com- Seorang pengendara motor di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara bernisial SD (22) dijambret dan didorong hingga terjatuh dari sepeda motornya, Sabtu (10/4/2021).

Hal itu terjadi lantaran pelaku jambret berinisial UMD (22) mengincar kalung emas imitasi yang dipakainya.

Pelaku mengira kalung yang dikenakan oleh SD adalah kalung emas asli.

Baca juga: Setelah Ditangkap, Jambret Ini Baru Sadar Merampas Kalung Emas Palsu

Dirampas dan didorong saat korban melintas

-KOMPAS/HERU SRI KUMORO -
Kepala Sub Bagian Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sudirman Kilometer 2, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Mulanya, korban SD (22) borboncengan dengan sepeda motor bersama rekannya yang berinisial SRM.

Tetapi saat melintas di Jalan Sudirman, keduanya didatangi sepeda motor matic tak berpelat motor.

Anehnya, sepeda motor itu justru memepet korban.

Tak berselang lama, pelaku penjambretan yang memakai sepeda motor tersebut merampas kalung yang digunakan oleh SD.

Dia juga mendorong korban hingga jatuh dari motor.

"Pelaku merampas seuntai kalung imitasi warna kuning emas dengan tangan kirinya dan mendorong badan korban hingga terjatuh," kata Ahmad, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Kisah Kakek Makmur, Pengemis yang Menangis Usai Uangnya Dijambret, Kini Tewas di Tribun Lapangan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Regional
Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Regional
Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Regional
Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Regional
Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Regional
Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Regional
Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Regional
Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Regional
Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Regional
Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Regional
Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Regional
Shalat Id Diminta di Rumah Saja, tetapi Mal dan Pasar Buka dan Ramai, Wagub Riau: Jangan Iri dengan yang Salah

Shalat Id Diminta di Rumah Saja, tetapi Mal dan Pasar Buka dan Ramai, Wagub Riau: Jangan Iri dengan yang Salah

Regional
Gadis Tunawicara Asal Nganjuk Dicabuli Tetangganya Saat Mandi

Gadis Tunawicara Asal Nganjuk Dicabuli Tetangganya Saat Mandi

Regional
Nekat Angkut Pemudik ke Semarang, 3 Travel Gelap 'Dikandangkan'

Nekat Angkut Pemudik ke Semarang, 3 Travel Gelap "Dikandangkan"

Regional
Kisah Pemudik Pulang Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen, Dijamin Lolos Pos Penyekatan

Kisah Pemudik Pulang Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen, Dijamin Lolos Pos Penyekatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X