3 Hari Setelah Dibuka Kembali, 8 Taman di Surabaya Dikunjungi Ribuan Pengunjung

Kompas.com - 13/04/2021, 21:56 WIB
Delapan taman yang dibuka itu dalam tahap uji coba, jika pengunjung patuh prokes dan tidak ada klaster Covid-19, waktu pembukaan akan diperpanjang. Diketahui, Surabaya memiliki 39 taman aktif yang bisa dikunjungi. 
(SURYA.CO.ID/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY)Delapan taman yang dibuka itu dalam tahap uji coba, jika pengunjung patuh prokes dan tidak ada klaster Covid-19, waktu pembukaan akan diperpanjang. Diketahui, Surabaya memiliki 39 taman aktif yang bisa dikunjungi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Masyarakat sangat antusias mengunjungi delapan taman yang kembali dibuka Pemerintah Kota Surabaya.

Untuk menghindari dan meminimalkan penyebaran Covid-19, pemkot telah menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, berdasarkan data Pemkot Surabaya, sejak pembukaan pada Sabtu (10/4/2021) hingga Senin (12/4/2021), Taman Flora masih menjadi favorit masyarakat.

Dalam kurun waktu tiga hari, total pengunjung di Taman Flora mencapai 1.732 orang. Pada Sabtu, jumlah pengunjung mencapai 388 orang.

Pengunjung meningkat menjadi 1.014 orang pada Minggu. Pada Senin, pengunjung di taman itu tercatat 330 orang.

Sementara di area taman lain, seperti di Taman Prestasi, sudah dikunjungi oleh 727 orang. Adapun di Taman Harmoni dikunjungi 564 orang.

Baca juga: Pria di Pamekasan yang Muntah Darah Bukan karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Puskemas

"Melihat antusiasme warga, dari tanggal 10-12 (April) sudah dilakukan pembukaan di delapan (area) taman itu yang paling favorit itu memang di Taman Flora," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (13/4/2021).

Delapan taman yang dioperasionalkan kembali oleh Pemkot Surabaya adalah Taman Flora, Taman Harmoni, Kebun Bibit Wonerjo (Surabaya Timur), dan Taman Pelangi (Surabaya Selatan).

Kemudian Taman Prestasi dan Taman Ekspresi (Surabaya Pusat), Taman Cahaya (Surabaya Barat), serta Taman Sejarah (Surabaya Utara).

Menurut Febri, tidak semua taman memiliki intensitas pengunjung yang tinggi, salah satunya Taman Sejarah yang dalam kurun waktu tiga hari hanya dikunjungi 23 orang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Video Ratusan Pengunjung Berjoget dan Berdempetan di Pantai, Ini Kata Polisi

Heboh Video Ratusan Pengunjung Berjoget dan Berdempetan di Pantai, Ini Kata Polisi

Regional
Warga yang Sebut Temukan Telur Palsu di Kediri Minta Maaf

Warga yang Sebut Temukan Telur Palsu di Kediri Minta Maaf

Regional
Disnaker Surabaya Terima 14 Laporan Pekerja Terkait Pembayaran THR

Disnaker Surabaya Terima 14 Laporan Pekerja Terkait Pembayaran THR

Regional
Kronologi Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Berawal dari Salah Penyimpanan

Kronologi Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Berawal dari Salah Penyimpanan

Regional
Akhir Cerita Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer, Malu, Menyesal hingga Minta Maaf

Akhir Cerita Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer, Malu, Menyesal hingga Minta Maaf

Regional
Berkas Tak Sesuai, 104 Penumpang KA di Daop 7 Madiun Gagal Berangkat

Berkas Tak Sesuai, 104 Penumpang KA di Daop 7 Madiun Gagal Berangkat

Regional
Sejumlah Destinasi Wisata Sempat Ramai, Gubernur Banten Akan Lakukan Tracking dan Tracing

Sejumlah Destinasi Wisata Sempat Ramai, Gubernur Banten Akan Lakukan Tracking dan Tracing

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wanita yang Marahi Petugas Pos Penyekatan Minta Maaf | Pria Tewas gegara Dipatuk Ular

[POPULER NUSANTARA] Wanita yang Marahi Petugas Pos Penyekatan Minta Maaf | Pria Tewas gegara Dipatuk Ular

Regional
Kisah Pilu Senah, Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Jual Tanah Warisan Suaminya Rp 260 Juta: Anak Saya Sudah Dapat Sawah

Kisah Pilu Senah, Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Jual Tanah Warisan Suaminya Rp 260 Juta: Anak Saya Sudah Dapat Sawah

Regional
Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Terancam 6 Tahun Penjara

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Antusiasme Pemudik Ikuti Tes Swab Antigen di Pos Penyekatan: Mending di Sini, Gratis

Antusiasme Pemudik Ikuti Tes Swab Antigen di Pos Penyekatan: Mending di Sini, Gratis

Regional
Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Regional
Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran, padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran, padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Regional
Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Ini Hasil Pemeriksaan Aparat

Gaduh Dugaan Telur Palsu di Kediri, Ini Hasil Pemeriksaan Aparat

Regional
Penampakan Ambulans Kota Padang di Palestina, Ini Kata Gubernur Sumbar

Penampakan Ambulans Kota Padang di Palestina, Ini Kata Gubernur Sumbar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X