Seorang Pria di Singkawang Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas

Kompas.com - 13/04/2021, 19:33 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial RJ (23), asal Kelurahan Skip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap aparat kepolisian.

RJ ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap AS (63), ayah kandungnya, hingga tewas.

"Sementara ini saya membenarkan saja, terduga pelaku masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Tri Prasetiyo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Kesal Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya

Tri menerangkan, peristiwa tersebut terjadi Selasa siang. Saat itu, terduga pelaku RJ cekcok dengan korban AS.

Tak begitu lama, korban sudah terkapar di tanah dengan kondisi luka-luka.

Kemudian, korban sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong.

"Terduga pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan penyidik," ujar Tri.

Baca juga: Anak yang Bunuh Ayah secara Sadis Kini Bunuh Diri di Ruang Tahanan

Tri menjelaskan, pihaknya belum dapat memastikan motif peristiwa tersebut.

"Nanti kalau sudah selesai baru rilis secara keseluruhan. Saat ini penyidik sedang mendalami motif pelaku," tutup Tri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

Regional
Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Regional
Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Regional
Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Regional
Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Regional
Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Regional
Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

Regional
Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Regional
Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Regional
Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X