Ajak Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, Wagub NTB: Agar Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Kompas.com - 13/04/2021, 19:05 WIB
Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah Dok. Diskominfotik NTBWakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah

KOMPAS.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sambil khusyuk beribadah selama Ramadhan 1442 Hijriah.

"Agar kita tidak mengalami lonjakan angka tertular seperti Ramadhan dan Lebaran tahun lalu dan kita mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis RT," ujar Rohmi saat menggelar rapat virtual bersama pemkab dan pemkot di Kantor Gubernur NTB, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: KKB Masih Berulah, Bupati Puncak: Saya Harap ASN Tetap Berada di Beoga Sampai Kondisi Aman

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sudah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur nomor 450.1/03/Fum, yang mengatur tentang beberapa hal terkait penyelenggaraan ibadah selama Ramadhan.

Di antaranya tentang pelarangan pelaksanaan sahur dan berbuka puasa bersama yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Sedangkan ibadah tarawih hingga shalat lima waktu tetap diizinkan dengan menerapkan protokol kesehatan. Jemaah diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, membawa sajadah dan mukena sendiri, serta kantong tempat alas kaki.

Surat edaran itu juga membatasi durasi pengajian, ceramah, kultum, dan jumlah jemaah di masjid.

Setiap masjid dan mushalla juga diwajibkan menunjuk petugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Begitu pula dengan pelaksanaan pemungutan zakat.

Baca juga: Selama Ramadhan, Tempat Hiburan di Kota Mataram Dilarang Beroperasi

Sedangkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan sesuai Fatwa MUI nomor 23/2021 dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya saat bulan Ramadhan.

Selain itu, dalam rapat tersebut, wagub juga mengingatkan target percepatan vaksinasi Covid-19, terutama untuk lansia yang masih belum signifikan, sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Gubernur nomor 180/2021 tentang Percepatan Pengendalian Penanganan dan Pencegahan Wabah Pandemi Corona.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Regional
Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Regional
Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

Regional
2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

Regional
Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Regional
Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Regional
Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Regional
Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Regional
ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X