Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 3 Orang Terluka, 2 Motor Rusak Parah

Kompas.com - 13/04/2021, 18:58 WIB
Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ratusan pesilat terlibat bentrokan di Kawasan Industri Tuban pada Minggu (11/4/2021).

Bentrokan berawal saat para pesilat dilarang masuk ke lokasi wisata Pantai Semilir, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban.

Mereka berencana untuk menggelar kopdar dengan sesama anggora perguruan silat di Pantai Semilir.

Saat tiba di pintu masuk, mereka diadang dan tak boleh masuk oleh petugas keamanan dari TNI Polri.

Baca juga: Polisi Tetapkan Koordinator Kopdar sebagai Tersangka Kasus Bentrokan Anggota Perguruan Silat

Larangan dilakukan karena masih pandemi Covid-19 dan ada larangan berkerumun di tempat-tempat umum.

Karena dilarang, ratusan perguruan silat yang datang mengendarai motor memutar balik dan melakukan konvoi sepanjang jalan menuju Kota Tuban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di tengah jalan, mereka terlibat bentrokan dengn warga yang nonkrong di pinggir jalan.

"Saat mereka kembali ke arah timur itulah mereka terlibat perkelahian dengan warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan," kata Kapolsek Jenu AKP Rukimin, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Tiga orang masuk rumah sakit, dua motor rusak

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit
Rukimim mengatakan dari bentrokan tersebut, tiga orang harus dirawat di rumah sakit karena luka serius.

Selain itu dua sepeda motor milik warga rusak parah.

"Dan belakangan tiga orang yang menjadi korban ternyata diketahui juga anggota perguruan silat dari kelompok lain," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Polisi telah memeriksa lima orang yang diduga terlibat aksi brutal. Mereka kini diserahkan ke Satreskrim Polres Tuban.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan senjata tajam, kayu, rantai, dan batu yang dipakai dalam bentrokan.

"Sekarang lima orang yang diamankan kita serahkan ke Satreskrim Polres Tuban," kata dia.

Baca juga: Dilarang Masuk Tempat Wisata untuk Kopdar, Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga

Satu orang ditetapkan jadi tersangka

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.
Sementara itu Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi telah menetapkan satu orang tersangka.

Ia adalah Wiyadi (22) Desa Sokorejo, Kecamatan Parengan, Tuban.

"Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan," dikutip dari Surya.co.id, Senin (12/4/2021).

Menurut Ruruh, saat diamankan, tersangka membawa senjata tajam yang disimpan dalam tasnya.

Baca juga: Istri Terduga Teroris yang Ditangkap di Tuban Ungkap Keseharian Suaminya

Saat ini tim satreskrim juga masih melakukan pengembangan kasus tersebut, agar lebih jelas dan terang benderang.

"Sampai saat ini sudah ada delapan yang diperiksa, satu sudah ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam," tegasnya

Senjata tajam yang diamankan yaitu Baton sword dengan panjang pisaunya kurang lebih 50 centimeter.

Baca juga: Terungkap, Pesilat Remaja di Klaten Tewas karena Dipukuli dengan Tongkat Rotan Saat Latihan

Senjata ini juga bisa digunakan semacam tombak dengan menyambung ujung pisau dengan selongsongnya.

Di kelompoknya, tersangka tercatat sebagai ketua kopdar, yang rencananya akan masuk di Pantai Semilir.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Hamim | Editor : David Oliver Purba), Surya.co.id



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Beruntun Bundaran Untan Pontianak Tewaskan 1 Orang, Polisi Temukan Arak di Mobil

Kecelakaan Beruntun Bundaran Untan Pontianak Tewaskan 1 Orang, Polisi Temukan Arak di Mobil

Regional
Motor Ditinggal Pemiliknya 1,5 Tahun di Area Parkir Stasiun Bandung, Ini Kondisinya

Motor Ditinggal Pemiliknya 1,5 Tahun di Area Parkir Stasiun Bandung, Ini Kondisinya

Regional
Satgas Nemangkawi Tangkap Terduga Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB

Satgas Nemangkawi Tangkap Terduga Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB

Regional
Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, 'Penghuni Abadi' Parkiran Stasiun

Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, "Penghuni Abadi" Parkiran Stasiun

Regional
Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Regional
Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Regional
Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Regional
Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Regional
Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Regional
Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Regional
Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Regional
Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Regional
Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Regional
Polisi Beberkan Kronologi Puluhan Warga Tanggamus Bakar Kapal Ikan di Tengah Laut

Polisi Beberkan Kronologi Puluhan Warga Tanggamus Bakar Kapal Ikan di Tengah Laut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X