Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Kompas.com - 13/04/2021, 17:26 WIB
Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.


BANDUNG, KOMPAS.com - Produsen vaksin asal Indonesia, Bio Farma, membidik pasar Eropa Timur.

Ini ditandai dengan keikutsertaannya dalam Hannover Messe 2021 secara virtual pada 12-16 April 2021.

Hannover Messe merupakan pameran internasional terbesar dunia untuk teknologi industri, yang telah berjalan selama 74 tahun.

"Kami memperkenalkan produk Bio Farma seperti vaksin, antisera dan kit diagnostik," ujar Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Selain produk, Bio Farma memperkenalkan inovasi mBioCov-19, sebagai jawaban untuk trend demand after Covid-19 yang diprediksi akan beralih ke produk yang berbasis diagnosis.

Menurut Bambang, Bio Farma juga menampilkan inovasi dalam bidang proses bisnis berupa penerapan Bio Tracking dan Bio Detect pada pendistribusian vaksin.

Ini solusi digital yang dikembangkan Bio Farma, yang merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan yang sudah dimulai sejak 3 tahun lalu.

Vaksin merupakan salah satu produk biofarmasi yang sensitif terhadap perubahan suhu.

Untuk itu, vaksin menerapkan 2D data matrix dalam kemasan primer, sekunder, dan tersier untuk memastikan identifikasi dan keaslian produk.

Baca juga: Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X