Kondisi Terkini Usai KKB Berulah di Kabupaten Puncak, Toko Tidak Berani Buka, Stok Makanan Menipis

Kompas.com - 13/04/2021, 15:30 WIB
Situasi di lingkungan SD Impres Beoga, SMPN 1 Beoga dan SMAN 1 Beoga yang berada dalam satu kawasan. Tampak sejumlah bangunan sudah hangus terbakar akibat ulah KKB, Papua, Senin (12/4/2021) Dok Humas Polsek BeogaSituasi di lingkungan SD Impres Beoga, SMPN 1 Beoga dan SMAN 1 Beoga yang berada dalam satu kawasan. Tampak sejumlah bangunan sudah hangus terbakar akibat ulah KKB, Papua, Senin (12/4/2021)

KOMPAS.com - Kondisi keamanan di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, belum kondusif akibat ulah kelompok kriminal bersenjata pimpinan Sabinus Waker.

Kapolsek Beoga Ipda Ali Akbar mengatakan, sejak KKB berulah, toko yang menjual bahan makanan tak berani buka di Beoga.

"Di sini ada empat kios besar, maksudnya dia jual mi instan kartonan, kalau kios kecil yang jual eceran ada beberapa. Tapi itu tidak ada kios berani buka," kata Ali Akbar saat dihubungi lewat sambungan telepon, Selasa (13/4/2021).

Menurutnya, masyarakat yang hendak membeli ke kios tersebut harus mengetuk pintu. Jual beli juga hanya bisa dilakukan siang hari.

"Kalau malam sudah tidak berani," kata Ali Akbar.

Ali Akbar menambahkan, meski masih bisa berbelanja di toko, stok makanan yang dimiliki kios itu juga menipis.

Baca juga: Tetap Ada Tradisi Megengan Menyambut Ramadhan di Posko Darurat Korban Gempa Malang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memperkirakan, kios-kios itu hanya bisa memiliki stok makanan untuk tiga sampai empat hari ke depan.

"Kalau dijual ke masyarakat semua tinggal tiga sampai empat hari lah," kata dia.

KKB masih berulah

Stok makanan yang menipis itu juga disebabkan belum adanya pesawat yang bisa masuk ke Bandara Beoga.

Bandara tersebut masih dijaga oleh KKB. Hingga Selasa, KKB masih melepaskan tembakan ke arah Koramil Beoga.

"Tadi terakhir jam 10 mereka masih tembak sekitar empat kali lalu sempat dibalas oleh aparat, tapi itu cuma gertakan saja," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X