Dijenguk Banyak Orang di Rumah, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19, Demam Tinggi dan Sesak Napas

Kompas.com - 13/04/2021, 04:16 WIB
Ilustrasi bayi lahir PIXELSIlustrasi bayi lahir

KOMPAS.com- Baru dua hari dilahirkan, seorang bayi di Tegal, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19.

Bukan hanya sang bayi, ibunya pun juga positif terinfeksi Covid-19.

Diduga, bayi tersebut tertular Covid-19 gara-gara banyak orang menjenguk saat dipulangkan ke rumahnya di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan.

"Kemungkinan di rumah. Karena kan banyak yang jenguk saat di rumahnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Prima Indraswari, Senin (12/4/2021).

Prima menduga, ada pembesuk yang kurang disiplin menjaga protokol kesehatan saat pandemi.

"Di situlah pentingnya menjaga protokol pencegahan Covid-19," katanya.

Baca juga: Ibu dan Bayi Baru Lahir di Tegal Positif Covid-19, Diduga Tertular Saat Dijenguk di Rumah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pulang setelah dilahirkan, dijenguk banyak orang

Ilustrasi bayi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi bayi.
Prima mengemukakan, bayi tersebut lahir pada tanggal 5 April 2021 di rumah sakit.

Berselang dua hari kemudian atau tanggal 7 April 2021, bayi itu pulang ke rumah.

Setelah dibawa kembali ke rumah, ibu dan bayi itu didatangi oleh banyak orang yang ingin membesuk.

Kemudian pada tanggal 8 April 2021, bayi berusia tersebut mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19.

"Tanggal 8 demam terus di bawa ke rumah sakit lagi," papar Prima.

Baca juga: Detik-detik Bripka M Bergulat dengan Penjahat hingga Hanyut di Sungai, Sempat Lambaikan Tangan

 

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Demam 39,5 derajat ternyata Covid-19

Kondisi bayi yang baru dilahirkan itu sempat mengkhawatirkan.

Prima menuturkan, bayi tersebut mengalami demam tubuh mencapai 39,5 derajat celcius.

Tak hanya itu, sang bayi juga mengalami sesak napas.

Tim medis melakukan tes Covid-19. Hasilnya, bayi berusia beberapa hari dan ibunya terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun, ibu bayi tidak mengalami gejala.

Baca juga: Gibran: Tak Ada Buka Bersama, Tidak Ada Sahur On The Road

Kondisi membaik, tracing dilakukan

Ilustrasi bayiKOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi bayi
Pihak Dinas Kesehatan pun segera melakukan tracing terhadap orang yang berkontak erat.

"Namun hasil swab PCR ayahnya dan kontak erat lainnya belum keluar," tutur dia.

Bayi tersebut dan ibunya kini mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama.

"Bayi sekarang berada di ruang isolasi dengan keadaan yang membaik, suhu tubuh sudah turun menjadi 36 derajat," tutur Prima.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Regional
Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Regional
148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X