Viral Video Ratusan Pelajar Gelar Pesta di Aula Pemkab Tanjab Barat, Ada DJ hingga Tanpa Protokol Kesehatan

Kompas.com - 12/04/2021, 14:51 WIB
Ilustrasi viral, media sosial. ShutterstockIlustrasi viral, media sosial.

KOMPAS.com - Video berdurasi 16 detik saat ratusan pelajar berpesta ala diskotek di aula pendopo Pemerintah Kabupatan Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, menjadi viral.

Menurut Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, saat itu ada lebih kurang 120 pelajar yang ikut pesta.

Saat ini, polisi telah menyelidiki kasus tersebut dan telah menetapkan satu orang tersangka karena diduga melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Dituduh Hanya Kejar Harta Suami, Ira: Rumah Kami Kecil, Kerja Jadi Petani

Berikut ini faktanya:

1. Ada DJ

Pesta pelajar yang sedang jadi sorotan itu digelar Sabtu malam (10/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, ratusan pelajar berjoget sambil diiringi seorang disc jockey (DJ).

Pesta bertajuk "the class of 21 the great party" itu diselenggarakan oleh EO Tungkal Project.

Terkait kegiatan itu, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat dikabarkan sudah mencabut izin usaha EO Tungkal Project karena melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Dramatis, Ratusan Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Diduga Dibekingi Oknum

 

2. Kantongi izin, tetapi...

Ilustrasi Covid-19Shutterstock/Petovarga Ilustrasi Covid-19

Menurut polisi, kegiatan tersebut diakui telah mengantongi izin, namun tidak menerapkan protokol kesehatan.

Saat itu, polisi segera membubarkan pesta usai mendapat laporan dari warga.

"Ada sekitar 120 orang yang ikut pesta (dugem) di aula kantor bupati. Kita bubarkan pukul 23.00 WIB," kata Guntur melalui sambungan telepon, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Ratusan Pelajar Dugem di Aula Kantor Bupati Tanjab Barat, Pemilik EO Jadi Tersangka

3. EO jadi tersangka

Menurut Guntur, dalam kasus itu polisi telah menerapkan satu orang tersangka.

"Kita tetapkan 1 orang tersangka RC, yang berperan sebagai pemilik event organizer (EO) dalam acara pesta tersebut," kata Guntur menjelaskan.

Namun, polisi juga sedang melakukan pendalaman dan akan memeriksa keterangan dari pihak pengelola gedung.

Tersangka disangkakan dengan pasal 160 KUHPidana dan atau Pasal 93 UU Nomor 06 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

(Penulis : Kontributor Jambi, Suwandi | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Sukanagara Cianjur Ditutup

Belasan Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Sukanagara Cianjur Ditutup

Regional
Batam Belum Menerapkan PPKM Mikro, Ini Penjelasan Wali Kota

Batam Belum Menerapkan PPKM Mikro, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
384 Balita di Karawang Terpapar Covid-19,  Orangtua Diimbau Waspada

384 Balita di Karawang Terpapar Covid-19, Orangtua Diimbau Waspada

Regional
Meningkat, Kematian Pasien Isolasi Mandiri di Kulon Progo

Meningkat, Kematian Pasien Isolasi Mandiri di Kulon Progo

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Juni 2021

Regional
12 Imigran di Pekanbaru Positif Covid-19

12 Imigran di Pekanbaru Positif Covid-19

Regional
Polisi Tangkap Pelaku yang Curi Uang dan Emas Senilai Rp 300 Juta Milik WN Inggris

Polisi Tangkap Pelaku yang Curi Uang dan Emas Senilai Rp 300 Juta Milik WN Inggris

Regional
Sejumlah Anak Terpapar Covid-19 di Blora, Tertular dari Anggota Keluarga

Sejumlah Anak Terpapar Covid-19 di Blora, Tertular dari Anggota Keluarga

Regional
Keterisian RS di Bogor Kritis, Masyarakat Diminta Segera Ikut Vaksinasi

Keterisian RS di Bogor Kritis, Masyarakat Diminta Segera Ikut Vaksinasi

Regional
Gibran Tutup Sekolah yang Siswanya Diduga Rusak Belasan Makam di Solo

Gibran Tutup Sekolah yang Siswanya Diduga Rusak Belasan Makam di Solo

Regional
Anggota DPRD Sayangkan Wali Kota Tegal Tak Hadir Saat Rapat Bahas Anggaran Covid-19

Anggota DPRD Sayangkan Wali Kota Tegal Tak Hadir Saat Rapat Bahas Anggaran Covid-19

Regional
Cegah Covid-19, Jalan Protokol di Tasikmalaya Diberlakukan Penyekatan

Cegah Covid-19, Jalan Protokol di Tasikmalaya Diberlakukan Penyekatan

Regional
Kasus Covid-19 di Jember Meningkat, Belajar Tatap Muka Dipertimbangkan Kembali

Kasus Covid-19 di Jember Meningkat, Belajar Tatap Muka Dipertimbangkan Kembali

Regional
Perketat Wilayah, Gubernur Sumsel akan Terapkan Aturan Ganjil Genap

Perketat Wilayah, Gubernur Sumsel akan Terapkan Aturan Ganjil Genap

Regional
Bukan soal Elektabilitas, Ini Alasan PDI-P Jawa Timur Dukung Puan sebagai Capres

Bukan soal Elektabilitas, Ini Alasan PDI-P Jawa Timur Dukung Puan sebagai Capres

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X