Tradisi "Makan Bajambau" di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Kompas.com - 12/04/2021, 11:37 WIB
Tradisi 'Makan Bajambau' di Dusun Jawi-Jawi Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau,  Jumat (3/5/2019),  dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. KOMPAS.com/IDON TANJUNGTradisi 'Makan Bajambau' di Dusun Jawi-Jawi Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (3/5/2019), dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebuah tradisi unik digelar oleh warga di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan, Jumat (9/4/2021).

Tradisi itu adalah "Makan Bajambau".  Kegiatan ini dilakukan tiga hari menjelang puasa. Diperkirakan 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa 13 April 2021 Masehi.

"Makan Bajambau" artinya warga makan bersama-sama yang dihidangkan oleh para kaum hawa di desa itu.

Baca juga: 7 Tradisi Unik Jelang Ramadhan di Tanah Air, Balurkan Rempah Tradisional hingga Makan Telur Ikan Mimi

Hampir setiap tahun menjelang Ramadhan, tradisi ini selalu diadakan atau sudah menjadi turun temurun.

Tujuannya adalah mempererat hubungan silaturrahim antar warga sekaligus menyantuni anak yatim.

Kompas.com mengikuti acara "Makan Bajambau" ini. Sejak pukul 09.00 WIB, kaum wanita membawa makanan untuk dihidangkan.

Baca juga: Tradisi Unik Sambut Ramadhan, Makan Bajambau Perkuat Silaturahmi di Kampar Riau

Ada yang datang satu persatu, ada pula yang berombongan. Makanan yang dihidangkan yaitu nasi dan lauk pauk.

Uniknya, nasi dan lauk pauk dibawa dengan menggunakan dulang atau talam yang ditaruh di atas kepalanya atau bahasa di Kampar "Dijujuong".

Makan bersama ini diadakan di tiga lokasi, yakni di teras masjid, musalah dan aula, yang berada berdekatan.

Sebuah tenda besar sudah berdiri di antara  musalah dengan aula. Tenda ini didirikan sehari sebelum acara.

Baca juga: Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Tetap terapkan protokol kesehatan

Karena "Makan Bajambau" ini diadakan di masa pandemi Covid-19, warga mengadakannya dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan memakai masker.

Setidaknya ada ratusan warga yang mengikuti acara tradisi "Makan Bajambau" ini, mulai dari orang tua hingga anak-anak, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat serta diikuti TNI-Polri yang bertugas di wilayah itu. Kekompakan warga terlihat dari acara tersebut.

Jam 12.16 WIB, azan salat jumat berkumandang dari Masjid Al-Muttaqin.

Kaum laki-laki berbondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan salat jumat dua rakaat.

Usai salat dan doa, para jemaah langsung menyantap makanan yang sudah dihidangkan kaum hawa tadi. Seluruh warga makan bersama.

Terlihat beragam jenis lauk pauk yang dihidangkan. Ada ikan dan ayam gulai, goreng jengkol cabe merah, ayam bakar dan lainnya yang menggugah selera.

Baca juga: Tradisi Blangikhan, Saat Para Bujang dan Gadis Mandi di Sungai untuk Sambut Ramadhan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Bagi-bagi Sembako, Rombongan Kapolres Maybrat Ditembaki OTK di Papua Barat

Usai Bagi-bagi Sembako, Rombongan Kapolres Maybrat Ditembaki OTK di Papua Barat

Regional
Sederet Aksi Pemudik Protes Diminta Putar Balik, Gelar Orasi hingga Kesurupan di Depan Petugas

Sederet Aksi Pemudik Protes Diminta Putar Balik, Gelar Orasi hingga Kesurupan di Depan Petugas

Regional
Warga Sumut Diizinkan Takbiran di Masjid, Kapasitas Jemaah Maksimal 10 Orang

Warga Sumut Diizinkan Takbiran di Masjid, Kapasitas Jemaah Maksimal 10 Orang

Regional
Petani Belajar Racik Mercon dari YouTube, Kini Terancam 20 Tahun Penjara

Petani Belajar Racik Mercon dari YouTube, Kini Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Positif Antigen, Pemudik dari Karawang Terpaksa Berlebaran di Rusunawa Tegalsari untuk Isolasi

Positif Antigen, Pemudik dari Karawang Terpaksa Berlebaran di Rusunawa Tegalsari untuk Isolasi

Regional
4 Pria Habisi Anggota Keluarganya, Mayat Dibungkus Karung dan Dikubur di Belakang Rumah

4 Pria Habisi Anggota Keluarganya, Mayat Dibungkus Karung dan Dikubur di Belakang Rumah

Regional
Destinasi Wisata Sleman di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup Saat Libur Lebaran

Destinasi Wisata Sleman di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup Saat Libur Lebaran

Regional
Detik-detik 2 Pelajar di Gunungkidul Tewas Tertabrak Avanza, Kendaraan Masuk Sawah

Detik-detik 2 Pelajar di Gunungkidul Tewas Tertabrak Avanza, Kendaraan Masuk Sawah

Regional
Ingin Menerobos Pintu Pelabuhan Merak, Pemudik Berorasi hingga Ditangkap Petugas

Ingin Menerobos Pintu Pelabuhan Merak, Pemudik Berorasi hingga Ditangkap Petugas

Regional
Libur Lebaran di Semarang, Obyek Wisata Ditutup, Rumah Makan Boleh Buka

Libur Lebaran di Semarang, Obyek Wisata Ditutup, Rumah Makan Boleh Buka

Regional
Kendaraan Wisatawan Terjaring Penyekatan di Puncak Bogor, Petugas Temukan Surat Antigen Kedaluwarsa

Kendaraan Wisatawan Terjaring Penyekatan di Puncak Bogor, Petugas Temukan Surat Antigen Kedaluwarsa

Regional
Wali Kota Bobby: Covid-19 di India Jadi Pelajaran, Salah Satunya karena Kegiatan Keagamaan

Wali Kota Bobby: Covid-19 di India Jadi Pelajaran, Salah Satunya karena Kegiatan Keagamaan

Regional
Kemenag Gunungkidul Larang Takbir Keliling, Imbau Khatib Shalat Id Tidak dari Luar Daerah

Kemenag Gunungkidul Larang Takbir Keliling, Imbau Khatib Shalat Id Tidak dari Luar Daerah

Regional
Tidak Ada RT Zona Merah, Shalat Id Diperbolehkan di Seluruh Wilayah Kabupaten Blitar

Tidak Ada RT Zona Merah, Shalat Id Diperbolehkan di Seluruh Wilayah Kabupaten Blitar

Regional
Besok, Masjid Agung Solo Gelar Shalat Id dengan Protokol Kesehatan Ketat, Simak Ketentuannya

Besok, Masjid Agung Solo Gelar Shalat Id dengan Protokol Kesehatan Ketat, Simak Ketentuannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X