Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Kompas.com - 12/04/2021, 11:25 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana KOMPAS.COM/FARIDABupati Karawang Cellica Nurrachdiana

KARAWANG, KOMPAS.com - Bupati Karawang Cellica Nurrchdiana menyebut begal payudara harus diberi pelajaran. Ia pun meminta korban tak perlu takut melapor.

Cellica menyayangkan adanya aksi tak senonoh yang akhir-akhir ini terjadi. Ia meminta korban tak takut melapor ke polisi.

"Jangan malu dan takut melapor. Orang itu harus dikasih pelajaran," ujar Cellica ditemui di Gedung Singaperbangsa, Komplek Kantor Pemkab Karawang, Jumat (9/4/2021).

Pemkab Karawang melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A), kata Cellica, bersedia melakukan pendampingan bagi korban.

"Pendampingan dari P2TP2A. Karenanya kami berharap korban mau melapor. P2TP2A tempatnya di Aljihad," ungkap dia.

Baca juga: Begal Payudara Kian Marak di Karawang, Korban Enggan Lapor Polisi

Pemkab, kata dia, akan berupaya meningkatkan patroli malam dan menambah penerangan di tempat sepi. "Kita akan menambah penerangan," Cellica.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat Wawan Wartawan yang juga konsen dalam pendampingan isu-isu perempuan menyebut perlunya pendampingan terhadap korban begal Payudara. Termasuk untuk melapor ke polisi.

"Kami berharap P2TP2A lebih responsif terhadap kasus anak dan perempuan. Jangan menunggu korban melapor, lebih baik jemput bola," kata Wawan.

Baca juga: Video Viral Pria Pamer Kelamin, Ini Tips bagi Perempuan jika Ketemu Ekshibisionis

Kasus penyimpangan seks di Karawang masuk kerawanan kamtibmas

Di samping itu, Wawan menilai Pemkab Karawang dan Kepolisian perlu menyikapi secara intensif kasus begal payudara yang belakangan ini marak terjadi.

"Kasus bekal payudara dan Eksibionisme (memamerkan alat kelamin) yang terjadi belakangan ini di beberapa titik di wilayah Karawang perlu disikapi secara intensif oleh pihak kepolisian dan pemerintah daerah," ujar Wawan kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/4/2021).

Maraknya aksi peyimpangan perilaku seks itu, kata Wawan, menunjukan salah satu kerawanan khamtibmas.

Sehingga menurutnya kepolisian dan polisi pamong praja (Satpol PP) Karawang meningkatkan giat cipta kondisi.

"Pemerintah daerah juga diminta segera memperbaiki dan memasang lampu penerangan jalan di titik yang sepi dan gelap," ungkap Wawan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Tangerang Tutup Akses bagi Pemudik, 15 Titik Penyekatan Dijaga 24 Jam

Kabupaten Tangerang Tutup Akses bagi Pemudik, 15 Titik Penyekatan Dijaga 24 Jam

Regional
Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Regional
Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Regional
Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Regional
Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Regional
Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Regional
Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Regional
Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Regional
Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, 'Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?'

Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, "Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?"

Regional
Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Regional
Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Regional
Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Setop

Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Setop

Regional
Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Regional
Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X