Curhat Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho: Tangan Dielus-elus Pembeli hingga Diajak Kencan

Kompas.com - 11/04/2021, 15:36 WIB
Doddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONDoddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021).

KOMPAS.com - Memiliki wajah yang disebut oleh warganet mirip artis Korea Selatan Lee Min Ho menjadi berkah tersendiri bagi Doddy Angga Andrianto.

Jualan nasi kuningnya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi semakin laris setelah fotonya disandingkan dengan Lee Min Ho dan viral di media sosial.

Banyak pula wanita yang datang ke tempat jualannya, di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, hanya karena ingin melihat kemiripan Doddy dengan Lee Min Ho.

Bahkan ada juga para pembeli wanita yang menggoda hingga mengajak jalan-jalan

"Ada yang elus-elus tangan saya, ajak temani jalan, tapi saya profesional tetap aja jualan (nasi kuning)," ungkap pria kelahiran 1993 ini saat ditemui Kompas.com di tempat jualannya, Jumat (8/4/2021) malam.

Namun di sisi lain dia merasa beruntung karena nasi kuningnya bisa habis 15 kg beras dalam sejam.

Selain itu, dia juga beberapa kali diminta meng-endorse produk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda Viral di Medsos, Ini Kisah Perjuangannya

Tak kuat di-bully

Foto Choi Young (Lee Min Ho) dalam drama Faith Foto Choi Young (Lee Min Ho) dalam drama Faith
Doddy sendiri merasa tak mirip dengan Lee Min Ho.

Bahkan sebenarnya sudah lama dia disebut-sebut mirip artis-artis lain.

"Ada bilang kaya orang Thailand, chinese, macam-macamlah. Ada bilang mirip artis Boy William, Andi Lau, Siwon dan lain-lain. Saya enggak tahu artis-artis itu. Jadi ketika viral, banyak teman-teman bilang kenapa viralnya baru sekarang," kisahnya.

"Saya enggak pernah merasa mirip artis yang dibilang itu (Le Min Ho). Saya enggak pernah merasa. Setiap orang punya pendapat berbeda," ungkap pria berdarah campuran Dayak, Bugis dan Jawa ini.

Namun tak sedikit pula warganet yang mengunggah foto mengejek dan mem-bully dirinya.

Dia pun meminta agar hal itu tidak menjadi bahan olok-olokan, sebab dirinya tidak merasa mirip dengan artis.

"Saya enggak mau di-bully. Saya enggak kuat," keluhnya.

Baca juga: Anggota Brimob Tepergok Selingkuh dengan Dokter, Tak Berbusana dan Sempat Bekap Mulut Mertua, Ini Kata Komandan Brimob

 

Ilustrasi nasi kuning pakai abon. Dok. Shutterstock/Mela Photoworks Ilustrasi nasi kuning pakai abon.
Coba banyak kerja, akhirnya tetap jualan nasi kuning

Doddy yang bukan berasal dari keluarga kaya, sudah lama membantu orangtuanya berjualan nasi kuning.

Saat kuliah pada tahun 2011 pun dirinya masih rajin membantu orang tua berjualan nasi kuning.

Pria yang kini berusia 27 tahun itu menceritakan dulunya sempat mencoba melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan.

Tahun 2019 dia pernah menjadi customer service di perusahaan travel di Samarinda.

Satu tahun berselang, kontraknya tidak diperpanjang sehingga dia kembali membantu berjualan nasi kuning.

Pernah melamar di bank, namun dia tak pernah mendapat panggilan.

Tahun 2020 dia akhirnya diterima di Grapari. Namun dia tidak jadi menandatangani kontrak karena tidak enak meninggalkan orangtua berjualan nasi kuning.

"Saya lihat mama saya masak sendiri, saya orangnya enggak tegaan Mas lihat orangtua begitu. Enggak tega banget lihat orangtua jualan sendirian," ungkap dia.

Baca juga: Banyak yang Bilang Saya Matre, Kejar Harta Suami, Padahal...

Ikuti berbagai kontes

ilustrasi televisiAndreyPopov ilustrasi televisi

Tahun 2017, dia pernah mengikuti casting asli apa palsu mirip Boy William.

"Karena kata orang-orang saya mirip Boy William. Jadi saya beranikan diri. Meski mama saya enggak mau, tapi saya nekad ke jakarta tapi gagal," jelasnya.

Dia juga pernah mengikuti audisi menjadi ikon produk susu L-Men karena memiliki tubuh atletis.

"Walau pun masih gagal saya tidak patah semangat. Masih ada kesempatan lain, saya terus berjuang," kata Doddy.

Setahun terakhir, dia fokus menjadi binaraga.

Dia juga sering melatih para binaraga pemula di sebuah pusat kebugaran di Samarinda.

Malam harinya dia tetap membantu sang ibu berjualan nasi kuning.

Baca juga: Detik-detik Bripka M Bergulat dengan Penjahat hingga Hanyut di Sungai, Sempat Lambaikan Tangan

 

Ilustrasi nasi kuning. Dok. Shutterstock/dennysoe0324 Ilustrasi nasi kuning.
Nasi kuning warisan nenek

Ada kisah tersendiri mengenai usaha nasi kuning itu hingga Doddy tidak bisa melepaskannya begitu saja.

Usaha tersebut adalah warisan dari neneknya yang kini tidak bisa lagi berjualan karena sudah berusia 70-an tahun.

Selain itu, kepergian sang kakek juga membuat keluarga terpukul hingga usaha tersebut berhenti cukup lama.

Justru Doddy yang menyemangati ibunya agar melanjutkan usaha nenek.

"Kumpulin mood mama saya susah. Karena dia sangat terpukul dengan kepergian kakek saya," kata Doddy.

Baca juga: Ira Menerima Lamaran karena Bora Sudah Tua, Tinggal Sendiri, Ingin Rawat sampai Akhir Hayat

"Saya beri motivasi sama mama saya, udah maju kita jualan lagi. Awalnya belum ada tenda, tapi memulai lagi. Tempat duduk lesehan, tidak ada tenda. Hujan basah. Jadi kami mulai lagi jualan ini dari bawah banget setelah tutup lama," sambung Doddy.

Nenek Doddy, Hj Rasdiana (76) juga menitipkan pesan kepada Doddy agar tidak meninggalkan usaha nasi kuning.

"Biar (Doddy) terkenal bagaimana pun, sukses pun, jangan pernah tinggalkan nasi kuning ini. Karena usaha ini awal dari rezeki kita," kata Rasdiana.

Nenek pun tetap mendoakan cucunya agar mencapai harapan dan impiannya.

Dia menyebut Doddy sebagai anak pekerja keras dan patuh dengan orang tua.

"Dia itu nggak tega lihat mamanya jual sendiri," pungkas sang nenek.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor : Khairina)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap di Jalur Puncak Bogor Dipermanenkan

Ganjil Genap di Jalur Puncak Bogor Dipermanenkan

Regional
Oknum Polisi Terlibat Penipuan Penjualan BBM, Bakal Diproses Pidana

Oknum Polisi Terlibat Penipuan Penjualan BBM, Bakal Diproses Pidana

Regional
Kisah Jumali, Lansia 80 Tahun Menempuh Puluhan Kilometer Berdagang Anyaman Bambu demi Istri yang Stroke

Kisah Jumali, Lansia 80 Tahun Menempuh Puluhan Kilometer Berdagang Anyaman Bambu demi Istri yang Stroke

Regional
Surabaya Art and Culture Festival 2021 Digelar Mulai 19 September, Berlangsung secara Virtual

Surabaya Art and Culture Festival 2021 Digelar Mulai 19 September, Berlangsung secara Virtual

Regional
Dikejar, Pencuri Bersenjata Tabrak Polisi hingga Tembak Orang

Dikejar, Pencuri Bersenjata Tabrak Polisi hingga Tembak Orang

Regional
Wabup Sintang Yosep Sudiyanto Wafat, Sempat Terinfeksi Covid-19 dan Dirawat di RSCM Jakarta

Wabup Sintang Yosep Sudiyanto Wafat, Sempat Terinfeksi Covid-19 dan Dirawat di RSCM Jakarta

Regional
Covid-19 di Jatim Melandai, BOR 164 Rumah Sakit Rujukan Kini Berstatus Hijau

Covid-19 di Jatim Melandai, BOR 164 Rumah Sakit Rujukan Kini Berstatus Hijau

Regional
Hendak Ditangkap, Residivis Narkoba Malah Gigit Polisi, Akhirnya Terpaksa Ditembak

Hendak Ditangkap, Residivis Narkoba Malah Gigit Polisi, Akhirnya Terpaksa Ditembak

Regional
Gudang Apotek di Pematangsiantar Terbakar, Stok Obat-obatan Dilahap Api

Gudang Apotek di Pematangsiantar Terbakar, Stok Obat-obatan Dilahap Api

Regional
Cerita Pencuri Kabel Telkom Saat Ditangkap Polisi: Saya Ditinggal Teman

Cerita Pencuri Kabel Telkom Saat Ditangkap Polisi: Saya Ditinggal Teman

Regional
Jelang Pembukaan Makam Bung Karno, Pedagang Suvenir Antusias Ikuti Tes Covid-19

Jelang Pembukaan Makam Bung Karno, Pedagang Suvenir Antusias Ikuti Tes Covid-19

Regional
Aksara Bali Dibuatkan Papan Ketik Khusus, agar Mudah Dipelajari

Aksara Bali Dibuatkan Papan Ketik Khusus, agar Mudah Dipelajari

Regional
Pengunjung Sudah 25 Persen dari Kapasitas, Kendaraan ke Pantai Anyer Diminta Putar Balik

Pengunjung Sudah 25 Persen dari Kapasitas, Kendaraan ke Pantai Anyer Diminta Putar Balik

Regional
Momen Siswi SMP Ketakutan dan Gemetaran Saat Divaksin, Begini Reaksinya Setelah Disuntik

Momen Siswi SMP Ketakutan dan Gemetaran Saat Divaksin, Begini Reaksinya Setelah Disuntik

Regional
Video Viral, Pengendara Moge Selamat Saat Motornya Tiba-tiba Terbakar di Jalur Bromo

Video Viral, Pengendara Moge Selamat Saat Motornya Tiba-tiba Terbakar di Jalur Bromo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.