Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Kompas.com - 11/04/2021, 11:00 WIB
Suasana penjual daging meugang dadakan di Jalan Haji Daud Dariah, Pasar Tradisional Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (31/08/17). KOMPAS.COM/ RAJA UMARSuasana penjual daging meugang dadakan di Jalan Haji Daud Dariah, Pasar Tradisional Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (31/08/17).

KOMPAS.com - Menjelang Ramadhan, masyarakat di Aceh akan ramai-ramai membeli daging sapi, lalu memasaknya, dan kemudian menyantapnya bersama-sama keluarga.

Tak jarang turut diundang pula tetangga, anak yatim, dan fakir miskin untuk bersama-sama menikmati hidangan.

Tradisi unik ini bernama meugang.

Dalam tradisi meugang, tali kebersamaan akan dipererat.

Hal ini pernah diuraikan oleh Marzuki Abubakar dalam penelitiannya, Tradisi Meugang dalam Masyarakat Aceh: Sebuah Tafsir Agama dalam Budaya.

Dia menulis, meugang menjadi momen penting bagi keluarga.

Biasanya, saat meugang berlangsung, anak maupun kerabat yang merantau atau tinggal di tempat jauh, akan pulang untuk merayakannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Siasat Pemerintah Agar Tradisi Meugang di Aceh Tetap Berlangsung

Lain daerah, lain masakan

Ilustrasi daging sapi, hewan kurbanShutterstock Ilustrasi daging sapi, hewan kurban

Daging-daging yang didapat bakal dimasak menjadi menu-menu beraneka rupa. Marzuki menuturkan, tiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri dalam mengolah daging.

Di Kabupaten Aceh Besar, masyarakat biasanya menyajikan asam keueung. Bumbu asam keueung menyerupai masakan daging cincang padang.

Hanya saja, rasa menu ini asam karena diberi cuka atau jeruk purut.

Lain lagi dengan Kabupaten Pidie. Masyarakat di sana akan memasak kari.

Mereka kerap menghidangkannya bersama leumang, yakni penganan dari beras ketan yang dicampur santan.

Proses memasaknya dikenal dengan touet lemang (bakar lemang), yang biasanya turut melibatkan saudara atau tetangga dekat.

Sedangkan warga di Kabupaten Aceh Selatan kerap membuat gulai merah. Dari namanya sudah terlihat kalau makanan ini mempunyai rasa pedas.

Baca juga: Demi Rayakan Hari Meugang Sambut Ramadhan, Daging Mahal Tetap Dibeli

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Positif Covid-19

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Gali Makam Pakai Alat Berat

Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Gali Makam Pakai Alat Berat

Regional
Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram, BPBD: Tidak Ada Kerusakan

Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram, BPBD: Tidak Ada Kerusakan

Regional
Perawat di Garut Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, Terekam CCTV hingga Kronologi

Perawat di Garut Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, Terekam CCTV hingga Kronologi

Regional
RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkab Klaten Tambah 103 Tempat Tidur

RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkab Klaten Tambah 103 Tempat Tidur

Regional
Mantan Istri Andika Kangen Band Dituntut 15 Bulan Penjara

Mantan Istri Andika Kangen Band Dituntut 15 Bulan Penjara

Regional
Sudah 23 Saksi Diperiksa untuk Kasus Perusakan Makam di Solo

Sudah 23 Saksi Diperiksa untuk Kasus Perusakan Makam di Solo

Regional
Diduga Korupsi Dana Hiasan Kepala Kerbau Pacuan, Kadis Pariwisata Jembrana Ditahan

Diduga Korupsi Dana Hiasan Kepala Kerbau Pacuan, Kadis Pariwisata Jembrana Ditahan

Regional
Seorang Pria Pukul Polisi karena Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Ini Ceritanya

Seorang Pria Pukul Polisi karena Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Ini Ceritanya

Regional
Ketua DPRD Salatiga dan Keluarganya Terjangkit Covid-19

Ketua DPRD Salatiga dan Keluarganya Terjangkit Covid-19

Regional
Kondisi Wali Kota Pontianak Semakin Membaik, Sudah Bekerja dari RS

Kondisi Wali Kota Pontianak Semakin Membaik, Sudah Bekerja dari RS

Regional
Pedagang Pasar Mardika Ricuh dengan Satpol PP, Tolak Pembongkaran sampai Blokade Jalan

Pedagang Pasar Mardika Ricuh dengan Satpol PP, Tolak Pembongkaran sampai Blokade Jalan

Regional
Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Regional
Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X