Disebut Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda: Saya Tak Tahu Artis Itu

Kompas.com - 11/04/2021, 08:53 WIB
Doddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONDoddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021).

KOMPAS.com - Seorang penjual nasi kuning di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi buah bibir karena disebut mirip artis Korea, salah satunya Lee Min Hoo.

Pemuda yang bernama Doddy Angga Andrianto itu pun mengaku jika anggapan itu sudah sering dia dengar jauh sebelum viral.

Namun, dirinya mengaku tak begitu tahu dengan artis-artis yang dianggap mirip dengannya tersebut.

Baca juga: Dikuntit Mertua, Anggota Brimob Tepergok di Kamar Bersama Istri Polisi, Kabur Saat Dilaporkan Warga

"Ada bilang kaya orang Thailand, chinese, macam-macamlah. Ada bilang mirip artis Boy William, Andi Lau, Siwon dan lain-lain. Saya enggak tahu artis-artis itu. Jadi ketika viral, banyak teman-teman bilang kenapa viralnya baru sekarang," katanya, Jumat (8/4/2021).

Membantu orangtua

Pemuda berusia 27 tahun tersebut mengaku berjualan nasi kuning karena ingin membantu ibunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, selain berjualan nasi kuning membantu sang ibu, dirinya juga seorang instruktur fitnes dan terkadang mengikuti body contest.

Di warungnya di Jalan Lambung, Samarinda, Dody menceritakan, sebelum berjualan nasi kuning, dirinya sudah melamar di sejumlah perusahaan.

Baca juga: Awalnya Melamar Ibunya, tetapi Ditolak, Sang Ibu Malah Menawarkan Anaknya

Namun, hingga saat ini belum satu pun perusahaan yang menerima dirinya.

Untuk itu, dirinya memutuskan untuk membantu ibunya berjualan nasi kuning.

"Saya lihat mama saya masak sendiri, saya orangnya enggak tegaan Mas lihat orangtua begitu. Enggak tega banget lihat orangtua jualan sendirian," ungkap dia.

 

Berusaha profesional

Sementara itu, terkait wajahnya yang dianggap mirip Lee Min Ho, pemuda lulusan Universitas Mulawarman itu hanya bersyukur.

Sejak kabar itu viral, kata Dody, banyak warga yang datang ke warungnya. Dagangannya pun semakin laris.

Dirinya pun tak mengelak kabar ketika ada pembeli yang merayu, mengajak jalan, bahkan mengelus tangannya.

Baca juga: Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda Viral di Medsos, Ini Kisah Perjuangannya

"Ada yang elus-elus tangan saya, ajak temani jalan, tapi saya profesional tetap aja jualan (nasi kuning)," ungkap pria kelahiran 1993 ini saat ditemui Kompas.com di tempat jualannya di Jalan Lambung, Samarinda, Jumat (8/4/2021) malam.

(Penulis: Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor: Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Situs Web PPDB Banten Eror, Anggota DPRD: Kesalahan Setiap Tahun

Situs Web PPDB Banten Eror, Anggota DPRD: Kesalahan Setiap Tahun

Regional
Puluhan Santri di Bantul Positif Covid-19, Seratusan Lainnya Dikarantina dan Kekurangan Logistik

Puluhan Santri di Bantul Positif Covid-19, Seratusan Lainnya Dikarantina dan Kekurangan Logistik

Regional
Kasus Covid-19 di Ende Meningkat, Wisata Danau Kelimutu Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 di Ende Meningkat, Wisata Danau Kelimutu Ditutup Sementara

Regional
Soal Video Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas

Soal Video Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas

Regional
Kerap Berpergian ke Luar Kota, 7 ASN Cianjur Positif Covid-19

Kerap Berpergian ke Luar Kota, 7 ASN Cianjur Positif Covid-19

Regional
Bikin Video Menghina Polisi dan Banser, Seorang Pemuda Ditangkap

Bikin Video Menghina Polisi dan Banser, Seorang Pemuda Ditangkap

Regional
Work From Bali Disebut Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Kata Sandiaga Uno

Work From Bali Disebut Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Kata Sandiaga Uno

Regional
Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Covid-19 Alami Luka Memar, Wabup Garut: Tak Boleh Terulang Lagi

Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Covid-19 Alami Luka Memar, Wabup Garut: Tak Boleh Terulang Lagi

Regional
Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Regional
19 Warga di Satu Perumahan Positif Covid-19 Setelah Arisan, 2 di Antaranya Meninggal

19 Warga di Satu Perumahan Positif Covid-19 Setelah Arisan, 2 di Antaranya Meninggal

Regional
Usai 3 Hajatan Pernikahan dan Dangdutan, 60 Warga di Kulon Progo Positif Covid-19

Usai 3 Hajatan Pernikahan dan Dangdutan, 60 Warga di Kulon Progo Positif Covid-19

Regional
147 Orang Jalani Tes Swab Jelang Yadnya Kasada 2021, Akses Menuju Bromo Ditutup

147 Orang Jalani Tes Swab Jelang Yadnya Kasada 2021, Akses Menuju Bromo Ditutup

Regional
Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Regional
RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

Regional
Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X