Pemprov Kalsel Siap Datangkan Dokter Spesialis untuk Tangani Echa Si Putri Tidur

Kompas.com - 10/04/2021, 21:19 WIB
Echa, penderita sindrom putri tidur asal Banjarmasin, Kalsel diberi pengobatan alternatif oleh orang tuanya, Jumat (9/4/2021). KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWAREcha, penderita sindrom putri tidur asal Banjarmasin, Kalsel diberi pengobatan alternatif oleh orang tuanya, Jumat (9/4/2021).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) siap mendatangkan dokter spesialis asal Jawa untuk membantu penyembuhan Siti Raisa Miranda (16) penderita sindrom putri tidur asal Banjarmasin.

Pj Gubernur Kalsel Safrizal sebelumnya menyempatkan melihat langsung kondisi Echa dan menyampaikan keprihatinannya.

Safrizal berharap dokter yang didatangkan nanti bisa membantu menyembuhkan Echa dari penyakit yang dideritanya.

"Saya siap datangkan dokter dari Jawa kalau memang diperlukan," ujar Safrizal keterangan resminya yang diterima, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Echa Si Putri Tidur Sudah 9 Hari Terlelap, Orangtua Pilih Pengobatan Alternatif

Safrizal tak sendiri saat menjenguk Echa, dia didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim.

Muslim mengatakan, apa yang terjadi pada Echa butuh penanganan yang serius dan akan melibatkan banyak dokter.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita akan periksa dulu, baru menentukan dokter apa saja yang diperlukan," Muslim menambahkan.

Baca juga: Tak Ada Biaya, Echa Pengidap Sindrom Putri Tidur Tak Mampu Berobat ke Jakarta

Sementara itu, kedua orang tua Echa menyambut baik rencana Pemprov Kalsel untuk mendatangkan dokter spesialis dari Jawa.

Pasalnya, sudah selama 4 tahun terakhir Echa menderita sindrom putri tidur.

"Kami sangat senang dan sangat berterima kasih atas perhatian pemprov yg luar biasa buat kesembuhan Echa," ujar Siti Lili Rosita, ibu Echa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Total 13 Pasien Positif Covid-19 Meninggal dari Klaster Sidodowo Lamongan

Total 13 Pasien Positif Covid-19 Meninggal dari Klaster Sidodowo Lamongan

Regional
Suami Gerebek Istrinya Saat Berselingkuh dengan Kepala Desa, Mengaku Sudah Nikah Siri

Suami Gerebek Istrinya Saat Berselingkuh dengan Kepala Desa, Mengaku Sudah Nikah Siri

Regional
Soal Sekda Kena Razia Hiburan Malam, Wabup Nias Utara: Jadi Tersangka, Dipecat sebagai ASN

Soal Sekda Kena Razia Hiburan Malam, Wabup Nias Utara: Jadi Tersangka, Dipecat sebagai ASN

Regional
Pasien Covid-19 di Blitar Takut ke RS Disebut Jadi Penyebab Angka Kematian Tertinggi di Jatim

Pasien Covid-19 di Blitar Takut ke RS Disebut Jadi Penyebab Angka Kematian Tertinggi di Jatim

Regional
Bupati Solok Ngamuk Saat Sidak ke Puskesmas, Sempat Robek Surat Bermeterai

Bupati Solok Ngamuk Saat Sidak ke Puskesmas, Sempat Robek Surat Bermeterai

Regional
Kantor Dinas ESDM Sultra Digeledah Jaksa, Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang

Kantor Dinas ESDM Sultra Digeledah Jaksa, Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang

Regional
Belasan Mahasiswa Positif Covid-19 Usai Gathering, Untidar Larang Kegiatan Kemahasiswaan

Belasan Mahasiswa Positif Covid-19 Usai Gathering, Untidar Larang Kegiatan Kemahasiswaan

Regional
Razia Tempat Hiburan Malam, Polrestabes Medan Tangkap Sekda Nias Utara

Razia Tempat Hiburan Malam, Polrestabes Medan Tangkap Sekda Nias Utara

Regional
Benarkah Korban Pohon Tumbang di Ruang Publik Bisa Minta Ganti Rugi ke Pemerintah? Begini Penjelasannya

Benarkah Korban Pohon Tumbang di Ruang Publik Bisa Minta Ganti Rugi ke Pemerintah? Begini Penjelasannya

Regional
Bayi Tergeletak dan Tertutup Daun Jati, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Bayi Tergeletak dan Tertutup Daun Jati, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Regional
Ada Temuan Covid-19 Varian India, Ganjar Minta Pemeriksaan di Pelabuhan Diperketat

Ada Temuan Covid-19 Varian India, Ganjar Minta Pemeriksaan di Pelabuhan Diperketat

Regional
2.727 Peserta Lolos SBMPTN UNS, Ini Link Pengumuman, Jadwal, dan Persyaratan Daftar Ulang

2.727 Peserta Lolos SBMPTN UNS, Ini Link Pengumuman, Jadwal, dan Persyaratan Daftar Ulang

Regional
10 Anggota DPRD Surabaya Terpapar Covid-19, Ruangan di Gedung Dewan Diusulkan Ditutup

10 Anggota DPRD Surabaya Terpapar Covid-19, Ruangan di Gedung Dewan Diusulkan Ditutup

Regional
Izin Tambang Diambil Alih Pusat, Sumsel Minta UU Cipta Kerja Direvisi

Izin Tambang Diambil Alih Pusat, Sumsel Minta UU Cipta Kerja Direvisi

Regional
Aksi Tawuran dan Pemukulan Pegawai Kafe di Lamongan, Polisi: Kenapa Ada Live Music Saat Pandemi

Aksi Tawuran dan Pemukulan Pegawai Kafe di Lamongan, Polisi: Kenapa Ada Live Music Saat Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X