Kisah Nenek 92 Tahun Selamat dari Gempa Malang, Loncat Sebelum Rumahnya Roboh

Kompas.com - 10/04/2021, 19:43 WIB
Nenek LIma (92) tahun yang menjadi korban gempa, rumahnya ambruk pada Sabtu (10/4/2021) Kompas.com/Dokumentasi BPBD JemberNenek LIma (92) tahun yang menjadi korban gempa, rumahnya ambruk pada Sabtu (10/4/2021)

 

JEMBER, KOMPAS.com – Lima (92) warga Dusun Karanganyar, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember, berhasil menyelamatkan diri dari reruntuhan rumahnya pada Sabtu (10/4/2021). Saat terjadi gempa, nenek tersebut sedang berada di teras rumahnya.

“Saat rumah berbunyi hendak roboh, dia terus loncat keluar, ” kata ketua Barisan Reaksi Cepat (Baret) Garda Pemuda Nasdem Jember, David Handoso Seto pada Kompas.com via telpon.

Saat nenek yang tinggal sebatang kara itu ke halaman rumah, rumahnya langsung ambruk karena gempa. Beruntung nenek tersebut selamat dari reruntuhan rumahnya.

Baca juga: Gempa Malang, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Ringan hingga Parah

Namun, peristiwa itu membuat Nenek Lima syok dan menangis histeris. Sebab rumah yang merupakan bantuan pemerintah dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hanya tersisa reruntuhan bangunan.

Sejumlah tetangga mendatangi dan menenangkan nenek tersebut. Nenek tersebut mengungsi di rumah tetangganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

David mengatakan pihaknya mendatangi lokasi robohnya rumah nenek tersebut. Menurut dia, kondisi psikologi nenek tersebut sedang ditangani oleh Puskesmas setempat.

“Kami juga sudah menghubungi BPBD Jember dan bupati agar memberikan bantauan,” ucap anggota DPRD Jember itu.

Baca juga: Pasutri di Lumajang Tewas Tertimpa Batu Saat Gempa Malang Mengguncang

Dia berharap nenek tersebut mendapat bantuan dari pemerintah. Sebab dia tinggal sebatang kara, tidak punya anak dan suami.

Sebelumnya diberitakan gempa yang terjadi di Malang mengakibatkan 15 rumah di Jember terdampak. Satu rumah mengalami rusak berat, tujuh rumah rusak sedang dan enam rumah rusak ringan dan satu masjid rusak sedang.

“Laporan periodik kami hingga pukul 15.30 WIB, ada 15 rumah terdampak,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember M Jamil. 15 rumah yang terdampak itu tersebar di Kecamatan Patrang, Sukorambi, Arjasa, Bangsalsari, Sumberbaru, Tanggul, Wuluhan, Panti dan Jombang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aparat Desa di Karawang Potong Dana BST Warga Rp 300.000, Alasannya untuk Pasien Covid-19

Aparat Desa di Karawang Potong Dana BST Warga Rp 300.000, Alasannya untuk Pasien Covid-19

Regional
Beredar Kabar Badai Australia Akan Melanda NTT, Ini Penjelasan BMKG Kupang

Beredar Kabar Badai Australia Akan Melanda NTT, Ini Penjelasan BMKG Kupang

Regional
Anak-anak hingga Pengasuh Panti Terkena Covid-19, Dievakuasi Langsung ke Lokasi Isoter di Medan

Anak-anak hingga Pengasuh Panti Terkena Covid-19, Dievakuasi Langsung ke Lokasi Isoter di Medan

Regional
Gelar Vaksinasi untuk Difabel, Polisi di Wonogiri Sediakan Penerjemah Bahasa Isyarat

Gelar Vaksinasi untuk Difabel, Polisi di Wonogiri Sediakan Penerjemah Bahasa Isyarat

Regional
Pedagang Malioboro Pasang 200 Bendera Merah Putih dan Bagikan 600 Bendera, Ajak Warga Tetap Semangat

Pedagang Malioboro Pasang 200 Bendera Merah Putih dan Bagikan 600 Bendera, Ajak Warga Tetap Semangat

Regional
Sertifikat Vaksin dan PCR Diusulkan Jadi Syarat Ikut SKD CPNS di Batam

Sertifikat Vaksin dan PCR Diusulkan Jadi Syarat Ikut SKD CPNS di Batam

Regional
Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Terhadap 2 Anak Panti Asuhan di Gresik

Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Terhadap 2 Anak Panti Asuhan di Gresik

Regional
Tetap Untung Kala Pandemi, Petani Buah Naga Raup Belasan Juta Rupiah Tiap Pekan

Tetap Untung Kala Pandemi, Petani Buah Naga Raup Belasan Juta Rupiah Tiap Pekan

Regional
Polisi di Makassar Jual Motor Antik Kesayangan untuk Bantu Biayai 10 Anak Putus Sekolah

Polisi di Makassar Jual Motor Antik Kesayangan untuk Bantu Biayai 10 Anak Putus Sekolah

Regional
Dilaporkan Gubernur NTT ke Polisi, Alfred Baun :Saya Hanya Mengingatkan

Dilaporkan Gubernur NTT ke Polisi, Alfred Baun :Saya Hanya Mengingatkan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2021

Regional
Polisi Tembak Kawanan Perampok yang Bunuh Nakes Covid-19 di Kalsel

Polisi Tembak Kawanan Perampok yang Bunuh Nakes Covid-19 di Kalsel

Regional
BOR RS Covid-19 Sempat di Atas 90 Persen, Kadinkes Banyumas: Sudah Normal

BOR RS Covid-19 Sempat di Atas 90 Persen, Kadinkes Banyumas: Sudah Normal

Regional
Bantuan Beras PPKM Ditemukan Berjamur dan Berbau Tidak Sedap, Warga: Saya Kecewa

Bantuan Beras PPKM Ditemukan Berjamur dan Berbau Tidak Sedap, Warga: Saya Kecewa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X