Buaya Muara Muncul di Sungai, Warga Pangandaran Ketakutan

Kompas.com - 10/04/2021, 09:50 WIB
Anggota Tagana menyisir pinggir Sungai Cinerus, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, untuk mencari keberadaan buaya yang meresahkan warga. DOK TAGANA PANGANDARANAnggota Tagana menyisir pinggir Sungai Cinerus, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, untuk mencari keberadaan buaya yang meresahkan warga.

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Buaya muara sepanjang 3 meter menampakkan diri di Sungai Cinerus, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, selama 2 hari.

Buaya dilihat warga di tiga titik, masing-masing di aliran Sungai Cinerus di Desa Sukaresik, Desa Bojong dan Desa Cikalong.

Saat ini warga khawatir, mengingat aliran sungai tersebut biasa dipakai warga untuk aktivitas mandi, mencuci hingga memancing ikan.

Baca juga: Curhat Ira Setelah Menikah dengan Pria 58 Tahun

"Sekarang warga sudah mulai ketakutan. Mereka sementara diimbau hindari aktivitas di sungai," kata Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran Nana Suryana saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (10/4/2021).

Nana menjelaskan, awalnya buaya menampakkan diri di Desa Sukaresik pada Kamis (8/4/2021).

Pada Jumat pagi, buaya terlihat di lokasi lain yang masih di aliran Sungai Cinerus.

"Kata warga, buaya ada dua ekor, ukurannya besar," kata Nana.

Baca juga: Terungkap Penyebab Nasabah Bank di Cianjur Kehilangan Uang di Rekening

Anggota Tagana, relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) serta petugas dari Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Pangandaran, langsung menyisir aliran sungai tersebut.

Tim gabungan tidak menemukan buaya muara tersebut.

Namun ada jejak kaki buaya di pinggiran sungai.

"Jejaknya berukuran satu kepal tangan," kata Nana.

Menurut Nana, dulu warga setempat mengaku sering melihat buaya di aliran sungai tersebut.

Namun saat itu tidak ada warga yang memotret atau merekam keberadaan buaya.

"Dulu enggak sempat heboh karena enggak ada yang membuat video. Kemarin ada yang mengambil video, cepat beredar," kata Nana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Regional
Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Regional
Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

Regional
2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

Regional
Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Regional
Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Regional
Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Regional
Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Regional
ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X