Satpam Gasak Rp 160 Juta Dana BOS di Brankas Sekolah, Dipakai untuk Judi Online

Kompas.com - 09/04/2021, 20:15 WIB
DL (26) security SDIT Ibnu Sina Nunukan (baju orange) dan barang bukti kejahatan dihadirkan dalam prescon di Mapolsek Nunukan Kaltara.Demi judi slot online DL membobol brankas berisi dana BOS Rp160 juta Kompas.com/Ahmad DzulviqorDL (26) security SDIT Ibnu Sina Nunukan (baju orange) dan barang bukti kejahatan dihadirkan dalam prescon di Mapolsek Nunukan Kaltara.Demi judi slot online DL membobol brankas berisi dana BOS Rp160 juta

NUNUKAN, KOMPAS.com – Polisi menangkap seorang laki-laki berinisial DL (26) yang bekerja sebagai petugas keamanan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ibnu Sina, Nunukan, Kalimantan Utara.

Dia diduga membobol brankas kepala sekolah tempatnya bekerja dan mengambil uang yang ada di dalamnya.

"Total uang yang diambil Rp 160 juta. Rencananya untuk taruhan judi slot online," kata Kepala Kepolisian Sektor Nunukan Kota Iptu Randya Shaktika, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Ditinggal Bos Cuti, Brankas Dibobol Satpam hingga Rp 50 Juta Raib, Pelaku Bermodal Asal Pencet

Randya mengungkapkan, DL sudah bekerja sekitar 6 tahun sebagai petugas keamanan di SDIT Ibnu Sina.

"Dari pengakuan DL, dia sudah mencuri empat kali dan semua dilakukan dalam waktu sepekan. Ada yang Rp 20 juta, Rp 10 juta, Rp 40 juta dan terakhir Rp 90 juta," lanjutnya.

Aksinya yang berjalan mulus, membuatnya merasa nyaman dan akhirnya keterusan membobol brankas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Asal Pencet Kode 123456, Sekuriti Berhasil Bobol Brankas Jamkrindo Kalbar, Bawa Kabur Rp 50 Juta

Sejak aksi pertamanya sukses, DL tidak pernah mengunci jendela ruang kepala sekolah agar bisa bebas masuk dan leluasa mengambil uang dalam brankas.

"Awalnya dia mencoba membuka brankas dengan password standar, ternyata terbuka. Pihak sekolah tidak mengganti password standar brankasnya. Tiga kali kejadian aman aman saja sehingga ia keterusan membobol brankas," lanjut Randya.

Server CCTV dibuang ke laut

Masih kata Randya, sebagai seorang petugas keamanan di sekolah tersebut, DL tentu mengenal seluk beluk dan kapan waktu tepat untuk beraksi.

Dia bahkan sudah memikirkan menutup jejak kejahatannya dengan membuang server CCTV ke laut.

"Aksinya terbongkar saat kepala sekolah tidak menemukan server CCTV. Kabelnya juga dalam keadaan berantakan, begitu mengecek brankas, ternyata uangnya hilang. Jadi itu uang BOS (Bantuan Operasional Sekolah) triwulan pertama 2021 yang akan dipakai untuk membeli lahan guna membangun gedung sekolah," jelas Randya.

Baca juga: Dua Pembobol Bank Jatim yang Gagal Congkel Brankas Ditangkap

DL mungkin lupa sebagai petugas keamanan, dia yang pertama dimintai keterangan oleh polisi ketika terjadi gangguan keamanan di sekolah yang harusnya dijaga.

"Kami merasakan kejanggalan saat memeriksa DL, akhirnya kami lakukan penggeledahan di rumah DL, kami temukan uang Rp 85 juta disembunyikan dalam gudang rumahnya. Kami mengungkap kasus ini hanya dalam 4 jam," lanjutnya.

Polisi mengamankan uang hasil kejahatan senilai Rp 85 juta yang belum sempat dijadikan taruhan judi online, kartu ATM BRI atas nama DL, tas selempang yang digunakan sebagai wadah uang hasil kejahatan, satu unit ponsel Android, dan motor Yamaha Mio Soul GT atas nama DL.

Baca juga: Dua Pembobol Bank Jatim yang Gagal Congkel Brankas Ditangkap

DL disangkakan pasal 362 KUHP juncto pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Regional
Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Regional
148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X