15 Tahun Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ini Akhirnya Ditangkap Saat Pulang Kampung

Kompas.com - 09/04/2021, 19:08 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Pati, Jawa Tengah meringkus Hendro (45) eks Direktur PD BPR BKK Dukuhseti lantaran terseret kasus korupsi, Kamis (8/4/2021). DOKUMEN KEJARI PATITim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Pati, Jawa Tengah meringkus Hendro (45) eks Direktur PD BPR BKK Dukuhseti lantaran terseret kasus korupsi, Kamis (8/4/2021).

PATI, KOMPAS.com - Setelah 15 tahun menghilang dalam pelarian, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meringkus Hendro (45) eks Direktur Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat-Bank Kredit Kecamatan (PD BPR BKK) Dukuhseti.

Kepala Kejaksaan Negeri Pati Mahmudi menyampaikan Hendro tercatat menjadi buronan sejak 2005 silam atas kasus penyelewengan anggaran PD BPR BKK.

Selama itu, kata Mahmudi, Hendro mengaku dengan sengaja bersembunyi ke luar Jawa untuk menghindari hukuman.

"Kemarin sore kami tangkap di rumahnya di belakang kantor Koramil Kecamatan Tayu. Pengakuannya kabur ke luar Jawa hingga akhirnya kami menerima informasi jika yang bersangkutan pulang ke rumah," kata Mahmudi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: ICW: Penanganan Korupsi di Indonesia Tak Membuat Koruptor Jera

Menurut Mahmudi, usai penangkapan di rumahnya, Hendro langsung diperiksa ke Kantor Kejari Pati, sebelum akhirnya digelandang ke Lapas kelas II B Pati.

"Melalui negosiasi yang alot tanpa kekerasan, tanpa paksaan dan tanpa pihak keamanan, akhirnya yang bersangkutan diantar istrinya ke Kejari Pati untuk menandatangani surat-surat pelaksanaan putusan hakim sebelum dibawa ke Lapas Pati," ungkap Mahmudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, Hendro terbukti melakukan tindak pidana korupsi saat masih menjabat sebagai Direktur PD BPR BKK Dukuhseti periode 1998-1999.

Ketika itu, Hendro memanipulasi penyaluran kredit untuk keuntungan pribadi atau menyalurkan kredit tak sesuai prosedur dengan mengatasnamakan orang lain.

Baca juga: Buru 10 Buronan Korupsi, Kejati Lampung Gandeng Polda

Terhitung perkara yang menjerat Hendro sudah diputus Mahkamah Agung pada 2006 lalu dengan amar putusan pidana kurungan penjara selama 1 tahun 6 bulan.

"Kerugian PD BPR BKK Dukuhseti Rp 207 juta," pungkas Mahmudi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Yusuf Minta Demonstran yang Peringati 2 Tahun Kematian Anaknya Bubarkan Diri

Ibu Yusuf Minta Demonstran yang Peringati 2 Tahun Kematian Anaknya Bubarkan Diri

Regional
Rusnawi Tinggalkan Pangkat Kolonel, Tertipu Jabatan di BKKBN, Kini Berusaha Cari Kerja di Rumah Sakit Bangka

Rusnawi Tinggalkan Pangkat Kolonel, Tertipu Jabatan di BKKBN, Kini Berusaha Cari Kerja di Rumah Sakit Bangka

Regional
Soal Konflik dengan Bupati Anna, Wabup Bojonegoro: Saya Serahkan Semua ke Partai Pengusung

Soal Konflik dengan Bupati Anna, Wabup Bojonegoro: Saya Serahkan Semua ke Partai Pengusung

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 September 2021

Regional
Bukan Museum Biasa, Museum Anak Bajang Tempat Berbagi Pengetahuan dan Simbol Kebhinekaan

Bukan Museum Biasa, Museum Anak Bajang Tempat Berbagi Pengetahuan dan Simbol Kebhinekaan

Regional
Pengakuan Mahasiswi Tersangka Investasi Bodong Beromzet Miliaran, Beli Tas Bermerek hingga Ponsel Terbaru

Pengakuan Mahasiswi Tersangka Investasi Bodong Beromzet Miliaran, Beli Tas Bermerek hingga Ponsel Terbaru

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 September 2021

Regional
Warga Blokade Jalan yang Rusak di Ambon, Dinas PUPR Langsung Terjunkan Pekerja

Warga Blokade Jalan yang Rusak di Ambon, Dinas PUPR Langsung Terjunkan Pekerja

Regional
Museum Anak Bajang Resmi Dibuka, Masyarakat Bebas Interpretasi Karya Seniman

Museum Anak Bajang Resmi Dibuka, Masyarakat Bebas Interpretasi Karya Seniman

Regional
Sempat Dihentikan karena Muncul Klaster Sekolah, PTM di Jepara Bakal Digelar Kembali

Sempat Dihentikan karena Muncul Klaster Sekolah, PTM di Jepara Bakal Digelar Kembali

Regional
Angkut BBM Ribuan Liter, Pesawat Jenis Caravan Tergelincir di Nunukan, Ini Kronologinya

Angkut BBM Ribuan Liter, Pesawat Jenis Caravan Tergelincir di Nunukan, Ini Kronologinya

Regional
Polisi Tangkap 14 Pelaku Tawuran Antar-pemuda di Banjarmasin

Polisi Tangkap 14 Pelaku Tawuran Antar-pemuda di Banjarmasin

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ternyata Pengguna Narkoba dan Punya Gangguan Jiwa

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ternyata Pengguna Narkoba dan Punya Gangguan Jiwa

Regional
Mahasiswi 19 Tahun di Balikpapan Tawarkan Investasi Bodong, Ratusan Orang Tertipu, Raup Duit Miliaran Rupiah

Mahasiswi 19 Tahun di Balikpapan Tawarkan Investasi Bodong, Ratusan Orang Tertipu, Raup Duit Miliaran Rupiah

Regional
Emosi Diminta Uang Tambahan Usai Berkencan, Pria Ini Bunuh PSK di Rumahnya

Emosi Diminta Uang Tambahan Usai Berkencan, Pria Ini Bunuh PSK di Rumahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.