Istri Pegiat HAM Jadi Korban KDRT 10 Tahun, Tak Laporkan Suaminya Demi Hal Ini

Kompas.com - 09/04/2021, 15:21 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANIlustrasi kekerasan seksual.

KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga di Semarang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama 10 tahun.

Menurut Koordinator Jaringan Peduli Perempuan dan Anak (JPPA) Jawa Tengah Nihayatul Mukharomah, korban enggan melaporkan suaminya, SH, karena ingin mempertahankan rumah tangga dan anak-anaknya.

Dari pengakuan korban ke Nihayatul, perlakuan kasar SH dimulai sejak 2010.Lalu, pada tahun 2016, tindakan kasar itu terjadi lagi hingga puncaknya pada bulan Maret 2021.

Baca juga: 4 Hal soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Sanksi Turun Pangkat hingga Diminta Putar Balik

"Puncaknya di bulan Maret 2021, pelaku melakukan kekerasan lagi. Pelaku menampar pipi kanan korban berkali-kali, memukul kepala korban dengan botol air minum ukuran 800 mililiter hingga botol tersebut terlempar," jelasnya dalam siaran pers, Kamis (8/4/2021).

Mirisnya, perlakuan kasar terhadap korban itu dilakukan SH di depan anak-anak mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jadi Korban KDRT Lebih 10 Tahun, Warga Semarang Alami Luka Fisik dan Psikis

Diduga karena orang ketiga

Menurut Nihayatul, tindakan SH terhadap korban beberapa tahun terakhir diduga karena adanya orang ketiga di rumah tangga mereka.

Korban, menurutnya, melihat ada pesan di ponsel SH yang bernada mesra layaknya pasangan kekasih.

"Awalnya antara korban dan pelaku terjadi perselisihan. Kemungkinan karena ada pihak ketiga. Karena korban pernah mendapati percakapan pelaku dengan perempuan lain di ponsel pelaku, dengan isi percakapan layaknya sepasang kekasih," ungkapnya.

Baca juga: Awalnya Melamar Ibunya, tetapi Ditolak, Sang Ibu Malah Menawarkan Anaknya

Pejabat publik dan pegiat HAM

JPPA Jateng mengecam perbuatan SH tersebut yang diketahui bekerja di Kantor KIP dan juga dikenal peguat HAM.

JPPA Jateng pun mendatangi instansinya yakni Kantor KIP Jateng di Jalan Tri Lomba Juang No. 18, Kota Semarang, Kamis (8/4/2021) untuk melaporkan SH.

Baca juga: Kisah Istri Bupati Sumba Timur Memikul Bantuan Korban Banjir di Jalan Berlumpur Sejauh 1 Km

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Peran 3 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas yang Pertahankan Tabung Oksigen

Ini Peran 3 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas yang Pertahankan Tabung Oksigen

Regional
Kronologi Mantan Cabup Todongkan Pistol ke Tukang Galon, Saksi: Cekcok Usai Senggolan, Pelaku Tembakkan Senjata

Kronologi Mantan Cabup Todongkan Pistol ke Tukang Galon, Saksi: Cekcok Usai Senggolan, Pelaku Tembakkan Senjata

Regional
Kakek di Semarang Dipenjara karena Batal Jual Tanah Seluas 2.300 Meter Persegi, Ini Kronologinya

Kakek di Semarang Dipenjara karena Batal Jual Tanah Seluas 2.300 Meter Persegi, Ini Kronologinya

Regional
Berawal dari Raket Kayu Buatan Ayah dan Shuttlecock Jerami, Apriyani Raih Emas Olimpiade

Berawal dari Raket Kayu Buatan Ayah dan Shuttlecock Jerami, Apriyani Raih Emas Olimpiade

Regional
Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Penipuan, Gubernur Sumsel: Sudah Bikin Gaduh, Harus Ditindak Tegas

Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Penipuan, Gubernur Sumsel: Sudah Bikin Gaduh, Harus Ditindak Tegas

Regional
Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi: Ada Penipuan

Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi: Ada Penipuan

Regional
Sepekan Berjuang Melawan Covid-19, Satu Nakes RSUD Wonogiri Meninggal Dunia

Sepekan Berjuang Melawan Covid-19, Satu Nakes RSUD Wonogiri Meninggal Dunia

Regional
Mantan Calon Bupati Tasikmalaya Todongkan Pistol ke Wajah Tukang Galon, gara-gara Mobilnya Tersenggol

Mantan Calon Bupati Tasikmalaya Todongkan Pistol ke Wajah Tukang Galon, gara-gara Mobilnya Tersenggol

Regional
Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Laporkan Kadispora Sulbar ke Ombudsman

Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Laporkan Kadispora Sulbar ke Ombudsman

Regional
Anak Akidi Tio Ditangkap dan Jadi Tersangka Terkait Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun

Anak Akidi Tio Ditangkap dan Jadi Tersangka Terkait Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun

Regional
Begini Kondisi Pesepeda yang Jadi Korban Tabrak Lari oleh Mobil Rescue Dinsos Takalar

Begini Kondisi Pesepeda yang Jadi Korban Tabrak Lari oleh Mobil Rescue Dinsos Takalar

Regional
Kisah Zasa, Gadis Difabel Asal NTT yang Berprestasi di Kancah Internasional

Kisah Zasa, Gadis Difabel Asal NTT yang Berprestasi di Kancah Internasional

Regional
Gubernur Babel Prediksi PPKM Bakal Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Gubernur Babel Prediksi PPKM Bakal Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Regional
Suami Pergoki Istrinya Berhubungan Intim dengan Pria Lain di Kebun

Suami Pergoki Istrinya Berhubungan Intim dengan Pria Lain di Kebun

Regional
Kronologi Pasutri yang Selamat Setelah Mobilnya Terjebak di Tengah Rel dan Ditabrak Kereta

Kronologi Pasutri yang Selamat Setelah Mobilnya Terjebak di Tengah Rel dan Ditabrak Kereta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X