Motor Korban Pembunuhan Berantai di Kulon Progo Ditemukan di Magelang

Kompas.com - 08/04/2021, 20:34 WIB
NAF (22), warga Pedukuhan Bujidan, Tawangsari, Kapanewon Pengasih, merupakan pelaku pembunuhan terhadap dua perempuan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku mengambil motor dan barang yang dimiliki korban. KOMPAS.COM/DANI JULIUSNAF (22), warga Pedukuhan Bujidan, Tawangsari, Kapanewon Pengasih, merupakan pelaku pembunuhan terhadap dua perempuan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku mengambil motor dan barang yang dimiliki korban.

KULON PROGO, KOMPAS.comKasus pembunuhan berantai di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasuki babak baru.

Polres Kulon Progo menemukan motor milik korban Desi Sri Diantari (22), warga Pedukuhan Gadingan, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates.

Polisi sendiri telah mencari motor tersebut selama 16 hari.

Honda Vario hitam AB 5247 AP milik Desi diambil dari seorang warga bernama S (52) di Kalurahan Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Motor ditemukan sore hari sekitar pukul 17.00 WIB di sekitar Borobudur,” kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry dalam keterangan singkat, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Minim Bukti, Polisi Bongkar Kasus Pembunuhan Berantai di Kulon Progo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jeffry menceritakan, polisi mendapatkan motor Vario ini dengan plat nomor dan kunci yang telah diganti menjadi AA 3269 IG.

Meski demikian, polisi memastikan motor tersebut milik Sunarko, orangtua Desi.

Hal tersebut telah dicocokkan nomor rangka dan nomor mesin pada dokumen kepemilikan kendaraan bermotor.

Selain S sebagai pembeli motor, polisi mengamankan seorang penadah berinisal Z (42) asal Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kepil, Wonosobo.

Baca juga: Pembunuh Berantai Kulon Progo Dikenal Sopan dan Aktif Berkesenian, Orangtua: Kami Terkejut

Keduanya, kata Jeffry, berstatus saksi dan masih dalam pemeriksaan intensif.

“Tersangka menjual ke teman melalui chat WA. Penadah dijadikan saksi karena tidak mengetahui bahwa itu hasil tindak pidana,” kata Jeffry.

“Keterangan pembeli mengenal tersangka dari temannya tersangka. Dan (motor) dibeli seharga Rp 5 juta,” sambung Jeffry.

Sekadar diketahui, Desi korban pembunuhan dengan terduga pelaku NAF (22) asal Pedukuhan Bujidan, Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo.

Ia ditemukan di pelataran samping Wisma Sermo, Pedukuhan Kedungtangkil, Karangsari, Selasa (23/3/2021), pukul 16.30 WIB.

Korban ditemukan tanpa identitas maupun barang miliknya di sekitar tempat kejadian.

Pelaku pembunuhan terkuak setelah penemuan jenazah lain atas nama Takdir Sunariati (22) asal Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih di dalam dermaga yang tidak digunakan dalam komplek wisata Pantai Glagah, Jumat (2/4/2021) pukul 20.00 WIB.

Barang milik korban turut hilang.

NAF mengakui pembunuhan sadis pada keduanya. Selain itu, ia juga mengakui mengambil semua barang yang dibawa korban.

Dengan ditemukannya motor milik Desi, maka motor milik semua korban sudah ditemukan.

Motor milik Takdir ditemukan polisi di tempat penitipan motor di Stasiun Wates pada Sabtu (3/4/2021).

Polisi menjerat NAF dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan 338 tentang pembunuhan dengan ancamaman kurungan penjara maksimal 15 tahun.

Polisi masih mendalami dugaan pembunuhan berencana dalam kasus ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

Regional
Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

Regional
Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Regional
Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19  di Wonogiri

Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19 di Wonogiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X