UPDATE Bencana di NTT: 138 Orang Meninggal dan 32.966 Warga Mengungsi

Kompas.com - 08/04/2021, 19:27 WIB
Kondisi Kantor Bupati Kabupaten Sabu Raijua, NTT yang rusak berat diterjang Badai Seroja Dokumen Doris RihiKondisi Kantor Bupati Kabupaten Sabu Raijua, NTT yang rusak berat diterjang Badai Seroja

 

12.000 rumah rusak di Sabu Raijua

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua mencatat, sekitar 12.000 rumah warga di wilayah itu rusak diterjang badai siklon tropis Seroja.

Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Rihi mengatakan, kerusakan merata di seluruh kecamatan di wilayah tersebut.

"Semalam setelah saya mengumpulkan para Camat dan Kepala Desa/Lurah, diperoleh informasi jumlah kerusakan pada rumah warga, sekolah, gereja, fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit, puskesmas adalah mencapai 12.000 lebih," ungkap Doris kepada Kompas.com.

Tak cuma rumah dan fasilitas publik, kantor bupati juga rusak berat. Sehingga, para ASN tak bisa beraktivitas.

"Minggu ini kami mengenakan pakaian kerja untuk bersih-bersih ruangan kantor, guna dimanfaatkan walau kondisi parah, karena tidak ada gedung lain untuk digunakan," ujar Doris.

Selain rumah, lanjut Doris, kerusakan juga terjadi pada jalan atau infrastruktur seperti jembatan.

Baca juga: Detik-detik Guru Oktovianus Tewas Diduga Ditembak KKB Saat Jaga Kios di Rumah

Doris menyebut, listrik padam sejak bencana 5 april 2021. Jaringan komunikasi dan internet juga terganggu.

"Untuk bahan bakar minyak, sementara masih cukup tapi akan jadi masalah jika tidak ada stok yang masuk," kata Doris.

Sedangkan untuk transportasi darat, jalan masih dapat dilalui, meski pada titik tertentu terjadi patahan atau longsor.

Sedangkan transportasi laut dan udara belum beroperasi. Ia meminta kedua moda transportasi itu kembali beroperasi.

"Karena transportasi laut dan udara, sangat dibutuhkan untuk kelancaran perekonomian di Sabu Raijua seperti terpenuhinya BBM, sembako, sekaligus menjawab kebutuhan anak-anak yang akan melanjutkan kuliah ke Kupang, Bali, Jawa dan daerah lainnya," kata Doris.

Kondisi itu kata Doris, sudah disampaikan ke pemerintah provinsi dan BNPB Pusat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Regional
Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Regional
Dibuka Terbatas, Ratusan Pemudik Melenggang Menuju Madura Via Pos Penyekatan Suramadu

Dibuka Terbatas, Ratusan Pemudik Melenggang Menuju Madura Via Pos Penyekatan Suramadu

Regional
Kisah Briptu Reza, Anggota Polda Lampung yang Tetap Bertugas di Malam Takbiran

Kisah Briptu Reza, Anggota Polda Lampung yang Tetap Bertugas di Malam Takbiran

Regional
Ribuan Sepeda Motor Melintas Suramadu H-1 Lebaran, Begini Kata Polisi

Ribuan Sepeda Motor Melintas Suramadu H-1 Lebaran, Begini Kata Polisi

Regional
Ganjar Ajak Warga Ikut Silaturahmi Virtual Besok, Ini Cara Bergabungnya

Ganjar Ajak Warga Ikut Silaturahmi Virtual Besok, Ini Cara Bergabungnya

Regional
Amankan Idul FItri di Kota Kupang, Polisi Siapkan 8 Pos Pengamanan

Amankan Idul FItri di Kota Kupang, Polisi Siapkan 8 Pos Pengamanan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Mei 2021

Regional
Aksi Brutal Debt Collector di Kediri, Tabrak Pakai Motor dan Keroyok Warga saat Tagih Utang, Ini Kata Polisi

Aksi Brutal Debt Collector di Kediri, Tabrak Pakai Motor dan Keroyok Warga saat Tagih Utang, Ini Kata Polisi

Regional
Polisi Sebut Kelompok MIT yang Bunuh 4 Petani di Poso Pimpinan Qatar

Polisi Sebut Kelompok MIT yang Bunuh 4 Petani di Poso Pimpinan Qatar

Regional
Kawanan Debt Collector Ini Tabrak dan Keroyok Debitur yang Menunggak

Kawanan Debt Collector Ini Tabrak dan Keroyok Debitur yang Menunggak

Regional
Dihajar OTK di Jalan, Editor Detik.com Beberkan Kronologi, Polisi: Kita Dalami

Dihajar OTK di Jalan, Editor Detik.com Beberkan Kronologi, Polisi: Kita Dalami

Regional
Ketua MUI Medan Serukan Umat Islam Gelar Takbiran di Masjid

Ketua MUI Medan Serukan Umat Islam Gelar Takbiran di Masjid

Regional
Editor Detik.com Dikeroyok Orang Tak Dikenal Saat Mencari Makanan, Begini Kondisinya

Editor Detik.com Dikeroyok Orang Tak Dikenal Saat Mencari Makanan, Begini Kondisinya

Regional
Anjang-anjangan, Budaya Lebaran Tanah Sunda yang Hampir Punah

Anjang-anjangan, Budaya Lebaran Tanah Sunda yang Hampir Punah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X