Pria di Gunungkidul Tewas Tertimpa Batu Besar Saat Sedang Menambang Batu Sendirian

Kompas.com - 08/04/2021, 13:25 WIB
Lokasi Korban Penambang Batu belum dievakuasi di lokasi penambangan Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Kamis (8/4/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOLokasi Korban Penambang Batu belum dievakuasi di lokasi penambangan Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Kamis (8/4/2021)

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Nasib naas dialami Surawan (27). Dia meninggal dunia tertimpa batu saat menambang batu tak jauh dari rumahnya di Padukuhan Sladi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (8/4/2021).

Hingga siang, korban belum bisa dievakuasi karena masih menunggu alat berat.

Dari pengamatan Kompas.com di lokasi, Kamis sekitar pukul 11.45 WIB, relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Save Rescue, petugas kepolisian, masih menunggu alat berat untuk mengevakuasi tubuh korban.

"Masih menunggu alat berat untuk menggeser batu," kata salah seorang relawan, Waseso, di lokasi.

Baca juga: Heboh Pria 58 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun, Awalnya Melamar Sang Ibu, tetapi Ditolak

Salah seorang warga, Catur mengatakan, korban menambang batu di tanahnya sendiri dengan cara manual. Tanpa disadari, batu besar yang berada di atasnya runtuh.

Warga setempat yang mengetahui kejadian itu kemudian berusaha mengevakuasi korban dengan alat seadanya dan manual, namun tak berhasil.

Akhirnya warga melaporkan ke petugas kepolisian. 

Baca juga: Ini Mahar yang Diberikan Pria 58 Tahun di Bone Saat Nikahi Gadis 19 Tahun

Kapolsek Ponjong Kompol Sudhono mengatakan, korban menambang sendirian dan tidak mengetahui jika di atasnya ada batuan labil karena hujan beberapa hari terakhir.

Pihaknya bersama warga, relawan dan TNI, sudah berusaha secara manual namun tidak bisa mengevakuasi korban.

"Sedang diupayakan menggunakan alat untuk evakuasi," kata Sudhono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Regional
Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Regional
UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

Regional
Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Regional
7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

Regional
Tradisi 'Makan Bajambau' di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Tradisi "Makan Bajambau" di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Regional
Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Regional
Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Regional
Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Regional
Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Regional
Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Regional
Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Regional
Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Regional
Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Regional
Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X