4 Hal soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Sanksi Turun Pangkat hingga Diminta Putar Balik

Kompas.com - 08/04/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi mudik GALIH PRADIPTAIlustrasi mudik

KOMPAS.com - Pemerintah telah melarang warga untuk mudik lebaran mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.

Sejumlah kepala daerah telah mewanti-wanti jajarannya untuk menaati kebijakan tersebut.

Sementara aparat kepolisian sudah merencanakan pengetatan penjagaan dan pemeriksaan di sejumlah titik.

Berikut ini faktanya:

1. Sanksi turun pangkat

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Di Banten, Gubernur Wahidin Halim secara tegas akan menurunkan pangkat aparatur sipil negara (ASN) yang nekat mudik.

"Sanksi turun pangkat, laporin saja. (Misal) kepala biro saya turunin jadi kepala seksi," kata Wahidin.

Sebelunya, Wahidin menganggap, pulang kampung di tengah pandemi Covid-19 tidak mendesak untuk dilakukan.

"Mudik engga perlu, mudik ngapaih sih nyari penyakit, enakan di Banten," ucapnya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Polda Banten Cegah Penyelundupan Pemudik dengan Check Point

2. Diminta putar balik

Ilustrasi polisi lalu lintasKOMPAS.com/Yohanes de Britho Neonnub Ilustrasi polisi lalu lintas

Sementara itu, Ditlantas Polda Jatim akan meminta pengendara untuk putar balik jika terbukti akan mudik.

Namun, apabila terbuka positif Covid-19 dari hasil tes swab antigen, maka akan diminta isolasi. 

Untuk mendukung hal itu, Polda Jatim akan membuat pos-pos penyekatan di perbatasan provinsi, baik itu di perbatasan Jateng-Jatim maupun Jatim-Bali.

"Pos-pos akan didirikan baik di jalur arteri maupun non-arteri. Mulai dari perbatasan Tuban-Rembang, Bojonegoro-Blora, Ngawi-Sragen, Magetan-Karanganyar, Ponorogo dan Pacitan dengan Wonogiri. Juga di Pelabuhan Ketapang," kata Wakil Dirlantas Polda Jatim AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Organda Garut Keluhkan Larangan Mudik: Diperketat Saja Jangan Dilarang, Kan Sudah Ada GeNose, Swab Antigen...

3. Pembatasan kendaraan dari luar Jateng

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Rudy Syafirudin mengatakan, pembatasan kendaraan dari plat nomor dari luar Jateng dilarang masuk, baik yang melalui jalur arteri maupun jalur tol.

"Jadi nanti modelnya kayak di Jakarta saat ada pembatasan yang akan masuk ke Jakarta harus izin kepada Gubernur. Nanti akan kami sounding ke Gubernur," ujar Rudy dalam siaran pers, Senin (5/4/2021).

Senada dengan Polda Jatim, Rudy juga akan meminta petugas lapangan untuk meminta kendaraan putar balik jika nekat mudik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Regional
Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Regional
UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

Regional
Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Regional
7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

Regional
Tradisi 'Makan Bajambau' di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Tradisi "Makan Bajambau" di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Regional
Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Regional
Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Regional
Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Regional
Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Regional
Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Regional
Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Regional
Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Regional
Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Regional
Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X