Anak 3 Tahun di Poso Hilang secara Misterius, Polisi dan Anggota TNI Ikut Mencari

Kompas.com - 08/04/2021, 11:21 WIB
Pencarian terhadap Nugi anak laki-laki berusia 3 tahun di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso. Pencarian terhadap Nugi anak laki-laki berusia 3 tahun di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso.

KOMPAS.com - Anak laki-laki bernama Nugi, warga Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sudah 12 hari hilang secara misterius.

Saat ini, pencarian besar-besaran sudah dilakukan dengan melibatkan polisi dan anggota TNI, tetapi belum membuahkan hasil.

Kepala Desa Tolambo Hermanto Baturangka mengatakan belum menemukan titik terang terkait penyebab hilangnya bocah tersebut.

"Sampai hari ini Nugi belum ditemukan dan statusnya masih anak hilang. Sebab, hilangnya juga masih belum jelas," ujar Hermanto, Kamis (8/4/2021) pagi.

Baca juga: Megenang Tragedi Jatuhnya Helikopter di Poso, 13 Prajurit Gugur Saat Bertugas Menumpas Teroris Santoso

Hermanto mengatakan, upaya pencarian masih difokuskan di dalam Desa Tolambo.

Aparat TNI-Polri bersama warga terus menyusuri seluruh area perkampungan, termasuk di kawasan hutan dan perkebunan.

"Masyarakat bersama aparat saat ini masih mencari di area Desa Tolambo. Kami akan terus berupaya, mohon doanya," ucap Hermanto.

Diketahui, Nugi Rantaola dikabarkan menghilang sejak Sabtu (27/3/2021) siang.

Tante Nugi, Aqiela Naurah Yasmin, mengatakan, saat itu sang keponakan berada di dalam rumah bersama pamannya.

Baca juga: Kontak Senjata dengan MIT di Poso, Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur

Sementara ayah Nugi sedang pergi ke kebun memetik cabai, dan ibunya juga sedang keluar rumah untuk beribadah di gereja.

Aqiela menceritakan, kejadian hilangnya Nugi bermula saat pamannya pergi ke kamar mandi.

Namun, setelah menyelesaikan urusannya, pamannya tidak lagi mendapati Nugi di dalam rumah.

"Omnya tinggal sebentar ke WC. Tidak lama dia mendengar pintu belakang terbuka. Ketika keluar WC, ternyata Nugi sudah tidak ada. Di cari-cari sekitar rumah juga tidak ketemu," kata Aqiela, dikutip pada Senin (5/4/2021).

 

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul 12 Hari Pencarian Bocah di Poso Belum Berbuah Hasil, Kades Tolambo: Kami Mohon Doanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Ambruknya Saung Saat Hujan Lebat, 2 Petani Berteduh Malah Tewas Tertimpa

Detik-detik Ambruknya Saung Saat Hujan Lebat, 2 Petani Berteduh Malah Tewas Tertimpa

Regional
Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Regional
Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Regional
UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

UPDATE Gempa Malang: 3.253 Unit Rumah Rusak, 8 Korban Meninggal

Regional
Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa

Regional
7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

7 Bulan Kosong, Kursi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Akhirnya Terisi

Regional
Tradisi 'Makan Bajambau' di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Tradisi "Makan Bajambau" di Riau, Warga Desa Makan Bersama 3 Hari Jelang Ramadhan

Regional
Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Jelang Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disemprot Disinfektan

Regional
Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Bupati Karawang Geram Aksi Begal Payudara Marak: Pelaku harus Diberi Pelajaran, Korban Jangan Takut Lapor Polisi

Regional
Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Tinjau Pasar Terong Makassar, Plt Gubernur Sulsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman

Regional
Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Tentukan Awal Ramadhan, NU Jatim Pantau Hilal di 24 Titik, Ini Lokasinya

Regional
Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Regional
Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Regional
Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Regional
Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X