Halmahera Utara, Kawasan Cantik di Bibir Samudra Pasifik

Kompas.com - 08/04/2021, 11:11 WIB
  Presiden Joko Widoro ketika meresmikan Bandara Kuabang Halmahera Utara. SETPRES Presiden Joko Widoro ketika meresmikan Bandara Kuabang Halmahera Utara.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Presiden Jokowi telah meresmikan terminal baru Bandara Kuabang di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Rabu (24/3/2021).

Tak banyak yang mengenal Bandara Kuabang yang dikenal juga dengan Bandara Kao. Nama Kao diambil sesuai dengan nama kecamatan tempat bandara tersebut berada,

Bandara Kuabang berjarak sekitar 85 kilometer atau 1,5 jam dari ibu kota Kabupaten Halmahera Utara, Tobelo.

Baca juga: Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Kuabang di Halmahera Utara

Jarak yang sama juga ditempuh dari Bandara Kuabang ke ibu kota Provinsi Maluku Utara, Sofifi.

Bandara Kuabang adalah bandara alternatif bgi Bandara Babulah Ternate yang berdekatan dengan Gunung Gamalama dan Gunung Dukono.

Dua gunung tersebut aktif dan jika meletus kerap membuat gangguan operasional penerbangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat meresmikan Bandara Kuabang, Presiden Jokowi berharap agar infrastruktur bandara bisa menunjang kegiatan masyarakat Halmahera Utara. Termasuk menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru.

Baca juga: Ada Terminal Baru, Kini Bandara Kuabang Bisa Tampung 160.000 Penumpang per Tahun

"Saya sangat menyambut baik. Alhamdulillah terminal penumpang di Bandara Kuabang ini telah siap," kata Jokowi.

Tadi Pak Menteri Perhubungan menyampaikan sebelum pandemi biasanya di sini ada dua flight dan satu carter. Tapi karena pandemi, berhenti. Sekarang yang berjalan kalau ada carter," katanya.

"Saya perintahkan kepada Menteri Perhubungan dan dirjen agar paling tidak minimal seminggu dua kali flight menuju ke Bandara Kuabang," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Minta Penerbangan ke Bandara Kuabang Minimal Dua Kali Sepekan

Kawasan cantik di bibir Samudra Pasifik

Perahu yang dihias meramaikan Festival Mtu Mya yang dipusatkan Pantai Barahima di Halmahera Tengah digelar sukses, Selasa (23/2/2021)DOK. Humas PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Perahu yang dihias meramaikan Festival Mtu Mya yang dipusatkan Pantai Barahima di Halmahera Tengah digelar sukses, Selasa (23/2/2021)
Kawasan Halmahera Utara berada di tepi utara Semenanjung Halmahera dan berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik.

Dilansir dari Indonesia.go.id, Halmahera Utara memiliki hampir 50 pulau yang tersebar di Laut Maluku dan Laut Halmahera.

Hampir setiap pulau memiliki keindahan alam yang khas.

Jika berkunjung ke Halmahara Utara banyak ditemukan situs-situs sejarah masa Perang Dunia II. Seperti satu buah meriam, enam lubang perlindungan, satu landasan pesawat terbang, bekas permukaan landasa berupa drum serta satu bunker.

Baca juga: Terkendala Jaringan Internet, Puluhan Siswa MTs di Halmahera Utara Ujian Online di Pinggir Pantai

Sayangnya sebagai besar temuan dalam konsisi rusak berat. Padahal jika digarap serius, layak dijual dan menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Selain itu terdapat banyak pulau kecil dengan pantai pasir putih, serta taman laut yang indah lengkap dengan aneka ragam ikan.

Termasuk keanekaragaman seni budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat yang bisa menjadi modal pariwisata yang potensial untuk dikembangkan.

Baca juga: Pantau Vaksinasi di Halmahera Utara, Presiden: Saya Ingin Pastikan Vaksin Sampai ke Pelosok

Salah satunya Pantai Gamlaha yang disebut-sebut sebagai pantai yang paling indah di Kao. Di depan Pantai Gamlaha, terdapat Pulau Bobale.

Di pulau tersebut, wisatawan bisa snorkeling atau diving dan menawarkan pesona biota laut dengan kedalaman 2-10 meter.

Ada juga Panato Sosol di Desa Sosol Malifut. Walau tidak seindah Pantai Gamlaha, keunikan pantai ini terletak pada bangkai kapal Tosimaru, peninggalan Jepang yang karam dan terlihat dari garis pantai.

Baca juga: Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Kuabang di Halmahera Utara

Selain sektor pariwisata dan sumber daya alam yang dimilikinya. Di kabupaten itu, tepatnya di kawasan Gosowong, juga terdapat perusahaan tambang emas besar, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Menurut data tambang itu memiliki cadangan emang sebanyak 300.000 troy oz.

Dengan dibangunnya Bandara Kuabang, Kabupaten Halmahera Utara sangat dimunkinkan untuk menjadi gerbang niaga Internasional baik unuk skala Provinsi Maluku Utara bahkan Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Truk Terlibat Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, 3 Orang Tewas

2 Truk Terlibat Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, 3 Orang Tewas

Regional
Tangkap Pria yang Merampok Kantor Money Changer, Polisi Temukan Wasiat dalam Laptop Pelaku, Ini Isinya

Tangkap Pria yang Merampok Kantor Money Changer, Polisi Temukan Wasiat dalam Laptop Pelaku, Ini Isinya

Regional
Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Wajib Ada Hasil PCR Negatif

Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Wajib Ada Hasil PCR Negatif

Regional
Seekor Penyu Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang Gunungkidul, Terdapat Luka di Kepala dan Kaki

Seekor Penyu Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang Gunungkidul, Terdapat Luka di Kepala dan Kaki

Regional
8 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan ke Kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin

8 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan ke Kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin

Regional
Dua Pelajar Tenggelam Saat Mancing di Sungai Cilutung Sumedang, 1 Orang Ditemukan Tewas

Dua Pelajar Tenggelam Saat Mancing di Sungai Cilutung Sumedang, 1 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Polisi Gerebek Rumah Produsen Sabu di Lumajang, Pelaku Disebut Gunakan Metode Baru dan Berbahaya

Polisi Gerebek Rumah Produsen Sabu di Lumajang, Pelaku Disebut Gunakan Metode Baru dan Berbahaya

Regional
Pura-pura Tukar Uang, Pria Ini Rampok Kantor Money Changer, Korban Dipukul dengan Palu, Pelaku Ditangkap

Pura-pura Tukar Uang, Pria Ini Rampok Kantor Money Changer, Korban Dipukul dengan Palu, Pelaku Ditangkap

Regional
Cerita YouTuber 'Pak Bhabin' Herman Buat Konten karena Hobi, Tujuannya Edukasi

Cerita YouTuber "Pak Bhabin" Herman Buat Konten karena Hobi, Tujuannya Edukasi

Regional
Bandara Hang Nadim Batam Wajibkan Penumpang Bawa Surat Hasil PCR Negatif

Bandara Hang Nadim Batam Wajibkan Penumpang Bawa Surat Hasil PCR Negatif

Regional
Kawanan Monyet 'Serbu' Puskesmas dan Permukiman di Cianjur, Diduga Kelaparan hingga Habitat Rusak

Kawanan Monyet "Serbu" Puskesmas dan Permukiman di Cianjur, Diduga Kelaparan hingga Habitat Rusak

Regional
Kronologi 9 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk, 2 Tewas

Kronologi 9 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk, 2 Tewas

Regional
Kebakaran Hutan di Gunung Batur Bali Dipadamkan, BPBD: Murni Faktor Alam, Lahan Kering...

Kebakaran Hutan di Gunung Batur Bali Dipadamkan, BPBD: Murni Faktor Alam, Lahan Kering...

Regional
Mengenal Selam Sunda Wiwitan, Kepercayaan dan Tradisi Leluhur Suku Baduy

Mengenal Selam Sunda Wiwitan, Kepercayaan dan Tradisi Leluhur Suku Baduy

Regional
Balikpapan Raih Penghargaan Kota Ramah Lingkungan di ASEAN, Bontang Dinilai Punya Daratan yang Bersih

Balikpapan Raih Penghargaan Kota Ramah Lingkungan di ASEAN, Bontang Dinilai Punya Daratan yang Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.