870 Pengungsi Kebakaran Kilang Balongan Pulang, Hanya 47 yang Mau Di-swab

Kompas.com - 08/04/2021, 08:45 WIB
Suasana tes swab para pengungsi korban kebakaran tangki minyak PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan Indramayu di GOR Bumi Patra, Balongan, Indramayu, Rabu (7/4/2021). Dari 870 pengungsi hanya 47 orangnya mau diswab dan sisanya langsung memilih pergi ke rumah masing-masing. KOMPAS.com/MOHAMAD UMAR ALWISuasana tes swab para pengungsi korban kebakaran tangki minyak PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan Indramayu di GOR Bumi Patra, Balongan, Indramayu, Rabu (7/4/2021). Dari 870 pengungsi hanya 47 orangnya mau diswab dan sisanya langsung memilih pergi ke rumah masing-masing.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan Indramayu memfasilitasi tes swab korban terdampak kebakaran tangki minyak sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.

Hari ini sebanyak 870 pengungsi oleh Pertamina dibolehkan pulang karena kondisi pendinginan telah selesai dilakukan.

Sebanyak empat tangki terbakar juga sudah lagi tidak mengeluarkan kepulan asap sejak Selasa (6/4/2021).

"Tadi swab-nya dekat dengan GOR Bumi Patra Pertamina," ujar Corporate Secretary SRF PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Olah TKP Kebakaran Kilang Balongan Dimulai, Polisi Periksa 52 Pegawai Pertamina

Pendataan ganti rugi Pertamina

Sukarya menjelaskan, saat ini pihak Pertamina bersama pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan monitoring jumlah kerusakan rumah warga.

Sejumlah rumah didata dan akan dilakukan ganti rugi.

"Penggantian biaya (ganti rugi) akan ditetapkan tim gabungan mengacu sesuai harga atau standarnya," terang Sukarya.

Baca juga: 2 Kali Ledakan Saat Api Tangki Minyak Membesar Lagi, Warga Balongan: Kami Ketakutan dan Keluar Bawa Surat-surat Berharga

Petugas sudah siap-siap, pengungsi tak mau di-swab

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengungkapkan, dari 870 pengungsi tersebut hanya 47 yang mau dites swab.

Sisanya, kata Deden, langsung pulang ke rumah.

"Mereka tidak mau. Tadi saat petugas swab siap-siap mereka pada pulang ke rumah masing-masing. Kita suruh mereka untuk balik lagi, tapi tidak mau," kata Deden.

Deden menjelaskan, dari 47 orang di-swab tersebut, hasilnya negatif. Deden berharap saat mereka ke rumah mau melakukan isolasi mandiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X