Kronologi 14 Warga Perumahan di Cianjur Terpapar Corona, Berawal dari 1 Warga Sakit hingga 1 Blok Dikarantina

Kompas.com - 08/04/2021, 06:48 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

CIANJUR, KOMPAS.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal menyebut, kasus 14 warga perumahan yang positif Covid-19 berawal dari keluhan sakit seorang warga.

Warga tersebut kemudian menjalani perawatan di rumah sakit, dan saat dites PCR hasilnya dinyatakan positif.

"Dari situ kemudian dilakukan contact tracing (penelusuran), dan bertambah jadi empat orang yang positif," kata Yusman kepada Kompas.com via telepon seluler, Rabu (7/4/2021).

"Lokasi perumahannya di Maleber, Kecamatan Karangtengah," katanya lagi.

Baca juga: 14 Orang di Perumahan Positif Covid-19, Muncul Klaster Baru di Cianjur

Yusman menyebut, bersama pihak puskesmas setempat dan gugus tugas kecamatan langsung melakukan rapid test antigen secara massal terhadap para penghuni permukiman tersebut.

"Ada 69 orang berdasarkan pelacakan kontak erat. Hasil tesnya, 10 orang terkonfirmasi positif," ujar Yusman.

Dari semua warga yang terpapar itu, sebut Yusman, beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Untuk yang tanpa gejala saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing," ucapnya.

Baca juga: Polisi: Sementara Ada 30 Korban Saldo Tabungan Hilang di Cianjur, Diduga akibat Skimming

Satu blok perumahan dikarantina

Yusman menambahkan, guna mencegah penyebaran virus, pihaknya telah berkordinasi dengan pemerintahan kecamatan setempat untuk segera mengarantina satu blok di perumahan tersebut.

"Semua yang terpapar itu kebanyakan tinggal atau berada di satu blok, sehingga harus dilokalisir. Penyemprotan disinfektan mandiri juga dilakukan," ujar Yusman.

Sebelumnya, sebanyak 14 orang penghuni sebuah perumahan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpapar virus corona.

Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR dan rapid test antigen.

Kasus itu pun menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di perumahan di Kabupaten Cianjur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Pesan Kadisdik Papua kepada KKB: Guru yang Kalian Bunuh Itu Ingin Menyelamatkan Anak-Anak Kalian...

Regional
Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Larang Buka Bersama dan Pawai Takbir, Pemkot Mataram Bolehkan Tarawih di Masjid

Regional
Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Pria Ini Curi Celana Dalam Wanita di Belakang Rumah Pengasuh Pesantren, Ngakunya untuk Fantasi

Regional
Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Regional
Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Penggerebekan Kampung Narkoba, 7 Warga Nekat Lompat ke Sungai Musi

Regional
Dapati Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras, Dedi Mulyadi: Saya Ingat Ibu...

Dapati Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras, Dedi Mulyadi: Saya Ingat Ibu...

Regional
Fakta Lengkap Atraksi Sopir Angkot Berujung Kecelakaan, Ugal-ugalan Lepas Kemudi hingga Jerat Pidana Menanti

Fakta Lengkap Atraksi Sopir Angkot Berujung Kecelakaan, Ugal-ugalan Lepas Kemudi hingga Jerat Pidana Menanti

Regional
Berada di Lokasi Rawan, Sejumlah Rumah Warga Terdampak Gempa di Malang dan Lumajang Akan Direlokasi

Berada di Lokasi Rawan, Sejumlah Rumah Warga Terdampak Gempa di Malang dan Lumajang Akan Direlokasi

Regional
Mantan Wali Kota Makassar Malik B Masry Meninggal Dunia

Mantan Wali Kota Makassar Malik B Masry Meninggal Dunia

Regional
Petani Lokal Menjerit Digempur Buah Impor, Anggota DPR Kritisi Kebijakan Pemerintah

Petani Lokal Menjerit Digempur Buah Impor, Anggota DPR Kritisi Kebijakan Pemerintah

Regional
Sambut Ramadhan, Warga Polewali Mandar Ramai-ramai Naik Delman Ziarah ke Makam Ulama

Sambut Ramadhan, Warga Polewali Mandar Ramai-ramai Naik Delman Ziarah ke Makam Ulama

Regional
KKB Bakar Helikopter, Kapolda: Mereka Ingin Ganggu Aktivitas Penerbangan

KKB Bakar Helikopter, Kapolda: Mereka Ingin Ganggu Aktivitas Penerbangan

Regional
7 Tradisi Unik Jelang Ramadhan di Tanah Air, Balurkan Rempah Tradisional hingga Makan Telur Ikan Mimi

7 Tradisi Unik Jelang Ramadhan di Tanah Air, Balurkan Rempah Tradisional hingga Makan Telur Ikan Mimi

Regional
Detik-detik Bocah 2 Tahun Terseret Banjir dan Ditemukan Selamat 5 Jam Kemudian di Tumpukan Kayu

Detik-detik Bocah 2 Tahun Terseret Banjir dan Ditemukan Selamat 5 Jam Kemudian di Tumpukan Kayu

Regional
Penjual Takjil di Salatiga Diminta Jaga Jarak dan Pakai Masker

Penjual Takjil di Salatiga Diminta Jaga Jarak dan Pakai Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X