Tidak Batasi 50 Persen Kapasitas, Kota Blitar Terapkan Jarak Antar Jemaah Tarawih

Kompas.com - 07/04/2021, 19:57 WIB
Wali Kota Blitar Santoso menjawab pertanyaan wartawan di Kantor DPRD Kota Blitar, Selasa (6/4/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIWali Kota Blitar Santoso menjawab pertanyaan wartawan di Kantor DPRD Kota Blitar, Selasa (6/4/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Kota Blitar tidak melarang ibadah shalat tarawih melebihi 50 persen kapasitas masjid dan mushala.

Namun, berdasarkan aturan yang tertuang pada Surat Edaran Wali Kota Blitar tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri itu, peserta shalat harus menjaga jarak antara yang satu dengan yang lain minimal satu meter.

"Kami cenderung mengatur jarak. Yang penting jarak antar jemaah itu minimal satu meter," ujar Kepala Kesbangpol Kota Blitar Hakim Isworo, Rabu (7/4/2021).

Salah satu yang menjadi pertimbangan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, kata Hakim, karena shalat tarawih juga banyak diikuti oleh kaum perempuan.

Jika menerapkan aturan pembatasan kapasitas tempat ibadah maksimal 50 persen, lanjut dia, Pemkot khawatir akan banyak umat Muslim yang tidak bisa menjalankan shalat tarawih berjemaah di masjid dan mushala setempat.

Baca juga: Wali Kota Santoso Didenda Rp 5 Juta karena Langgar Prokes, PN Blitar: Beliau Ketua Satgas Covid-19

"Berbeda dengan shalat sehari-hari, shalat tarawih ini kan ibu-ibu banyak yang ikut," ujar dia.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, pihaknya akan ikut membantu pengawasan dan penengakan peraturan yang dituangkan dalam SE tersebut.

Yudhi mengatakan, Polres Blitar Kota akan menempatkan dua orang anggotanya di setiap masjid-masjid yang ada di wilayah Kota Blitar guna memastikan dipatuhinya protokol kesehatan dan aturan SE Wali Kota itu.

"Dua petugas di setiap masjid juga akan menjalankan fungsi asistensi pelaksanaan protokol kesehatan," ujar Yudhi.

Pihaknya sedang menghitung dan memetakan masjid mana saja yang akan dijaga oleh petugas kepolisian.

Terpisah, Wali Kota Blitar Santoso mengonfirmasi bahwa dirinya sudah menandatangani surat edaran tersebut Rabu (7/4/2021) pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Anggota KKB yang Tewas Teridentifikasi Komandan Lesmin Waker dan Ajudan Pribadinya

2 Anggota KKB yang Tewas Teridentifikasi Komandan Lesmin Waker dan Ajudan Pribadinya

Regional
'Kami Berjanji Tak Akan Ulangi Lagi Selama-lamanya, Ini yang Pertama dan Terakhir'

"Kami Berjanji Tak Akan Ulangi Lagi Selama-lamanya, Ini yang Pertama dan Terakhir"

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

Regional
Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Regional
Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Regional
Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Regional
Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Regional
Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Regional
Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

Regional
Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Regional
Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X