Kompas.com - 07/04/2021, 19:36 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

NGANJUK, KOMPAS.com – Video yang merekam warga menemukan sesosok mayat perempuan mengapung di sebuah sungai atau kali di Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, viral di media sosial Facebook.

Rekaman video berdurasi 25 detik itu diunggah akun Mbah Bejo Ban di salah satu grup Facebook yang mayoritas beranggotakan warga Nganjuk.

Sejak diunggah sekitar delapan jam yang lalu, telah direspons sebanyak 81 akun.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, membenarkan ada penemuan mayat di Desa Kedungrejo pagi tadi.

Baca juga: Butuh HP Buat Sekolah Daring, 6 Pelajar Ini Terjerat Prostitusi

 

Identitas mayat itu yakni Sadikem (90), warga Dusun Waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi, pada hari Rabu tanggal 7 April 2021 pukul 09.45 WIB telah ditemukan orang meninggal dunia di aliran sungai masuk Desa Kedungrejo,” ujar Supriyanto, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (7/4/2021).

Supriyanto menuturkan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Madirah (60), warga Desa Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Saat berada di sawah, Madirah melihat sesosok mayat mengapung di sungai setempat.

 

Mengetahui hal itu, Madirah memanggil Harjito (45), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, yang juga berada di sekitar lokasi.

Setelahnya keduanya mencoba menahan mayat tersebut agar tak terbawa arus.

Kemudian temuan mayat ini dilaporkan Madirah ke Suminto (40), ketua RT setempat.

Oleh warga sekitar, mayat perempuan tersebut lantas dievakuasi ke atas tanggul sungai. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Warujayeng.

Baca juga: Ajukan Interpelasi, Ulum: Etika Berpolitik Bupati Nganjuk Menyakiti DPRD

“Dari identifikasi mayat bersama petugas Puskesmas Warujayeng terdapat luka lecet di lutut sebelah kiri korban, dan luka lecet di kepala korban. Diperkirakan (luka tersebut) bekas benturan dengan batu yang ada di sungai,” tutur Supriyanto.

“Adapun jenazah langsung dibawa pulang keluarga korban untuk dimakamkan, yang dengan membuat surat pernyataan bahwa keluarga menerima musibah yang menimpanya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.