Kompas.com - 07/04/2021, 18:03 WIB
Ilustrasi pengadilan. arbitrasi adalah, contoh arbitrasi, apa yang dimaksud dengan arbitrasi, perbedaan mediasi dan arbitrasi ThinkstockIlustrasi pengadilan. arbitrasi adalah, contoh arbitrasi, apa yang dimaksud dengan arbitrasi, perbedaan mediasi dan arbitrasi

 

AMBON, KOMPAS.com - HW alias R divonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (7/4/2021).

Terdakwa divonis bersalah oleh majelis hakim karena terbukti mencabuli memantunya sendiri yang sedang hamil.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan itu, majelis hakim yang diketuai Andi Adha menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan pidana asusila kepada korban yang tak lain adalah istri dari anaknya sendiri.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan sesuai Pasal 289 KUHP, dan menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada terdakwa," kata majelis hakim saat membacakan amar putusan.

Baca juga: Butuh HP Buat Sekolah Daring, 6 Pelajar Ini Terjerat Prostitusi

Selain vonis penjara, majelis hakim juga menghukum terdakwa membayar denda Rp 200 juta subsider 1 tahun penjara.

"Dengan ketentuan putusan ini berkekuatan hukum tetap apabila terdakwa tidak membayar denda maka akan diganti dengan pidana penjara tambahan selama satu tahun," kata hakim.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya memimta majelis hakim agar menghukum terdakwa 8 tahun penjara. 

Mendengar putusan hakim tersebut, terdakwa yang didampingi Kuasa Hukumnya Penny Tupan menyatakan pikir-pikir.

 

Kasus pencabulan yang dilakukan R terhadap menantunya itu terjadi di rumah terdakwa di wilayah Kecamatan Baguala, Ambon, pada Selasa 11 Agustus 2020 lalu.

Aksi pencabukan itu terjadi saat korban yang keletihan usai pulang dari kebun tertidur di ruangan rumah mertuanya itu.

Baca juga: Mahasiswa Kerap Demo Tolak Otsus, Kapolda Papua: Fokus Belajar Saja

Saat tebangun, R menawarkan untuk memijat korban hingga korban pun tertidur kembali.

Saat itulah terdakwa langsung mencabuli menantunya itu. 

Karena tidak terima, korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 2 Pelajar di Gunungkidul Tewas Tertabrak Avanza, Kendaraan Masuk Sawah

Detik-detik 2 Pelajar di Gunungkidul Tewas Tertabrak Avanza, Kendaraan Masuk Sawah

Regional
Ingin Menerobos Pintu Pelabuhan Merak, Pemudik Berorasi hingga Ditangkap Petugas

Ingin Menerobos Pintu Pelabuhan Merak, Pemudik Berorasi hingga Ditangkap Petugas

Regional
Libur Lebaran di Semarang, Objek Wisata Ditutup, Rumah Makan Boleh Buka

Libur Lebaran di Semarang, Objek Wisata Ditutup, Rumah Makan Boleh Buka

Regional
Kendaraan Wisatawan Terjaring Penyekatan di Puncak Bogor, Petugas Temukan Surat Antigen Kedaluwarsa

Kendaraan Wisatawan Terjaring Penyekatan di Puncak Bogor, Petugas Temukan Surat Antigen Kedaluwarsa

Regional
Wali Kota Bobby: Covid-19 di India Jadi Pelajaran, Salah Satunya karena Kegiatan Keagamaan

Wali Kota Bobby: Covid-19 di India Jadi Pelajaran, Salah Satunya karena Kegiatan Keagamaan

Regional
Kemenag Gunungkidul Larang Takbir Keliling, Imbau Khatib Shalat Id Tidak dari Luar Daerah

Kemenag Gunungkidul Larang Takbir Keliling, Imbau Khatib Shalat Id Tidak dari Luar Daerah

Regional
Tidak Ada RT Zona Merah, Shalat Id Diperbolehkan di Seluruh Wilayah Kabupaten Blitar

Tidak Ada RT Zona Merah, Shalat Id Diperbolehkan di Seluruh Wilayah Kabupaten Blitar

Regional
Besok, Masjid Agung Solo Gelar Shalat Id dengan Protokol Kesehatan Ketat, Simak Ketentuannya

Besok, Masjid Agung Solo Gelar Shalat Id dengan Protokol Kesehatan Ketat, Simak Ketentuannya

Regional
Resmi Menjabat, Plt Bupati Nganjuk: Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat

Resmi Menjabat, Plt Bupati Nganjuk: Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat

Regional
Tutupi Kehamilan, Pelajar Ini Mengaku Perutnya Besar Usai Operasi Usus Buntu, Melahirkan Sendiri di Kamar Mandi

Tutupi Kehamilan, Pelajar Ini Mengaku Perutnya Besar Usai Operasi Usus Buntu, Melahirkan Sendiri di Kamar Mandi

Regional
Predator Anak Ditangkap, Cabuli 35 Bocah di 6 Kecamatan Selama Bertahun-tahun

Predator Anak Ditangkap, Cabuli 35 Bocah di 6 Kecamatan Selama Bertahun-tahun

Regional
 Jumlah Kendaraan Masuk dan Keluar Solo Hingga H-1 Lebaran 2021 Turun 21,09 Persen

Jumlah Kendaraan Masuk dan Keluar Solo Hingga H-1 Lebaran 2021 Turun 21,09 Persen

Regional
Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste Ramai-ramai Serahkan Senjata Api Rakitan ke TNI, Jumlahnya 10 Pucuk

Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste Ramai-ramai Serahkan Senjata Api Rakitan ke TNI, Jumlahnya 10 Pucuk

Regional
Cerita Penyelundupan 25 Kg Sabu dari Sebatik ke Balikpapan, Diangkut Perahu Cepat Selama 4 Hari

Cerita Penyelundupan 25 Kg Sabu dari Sebatik ke Balikpapan, Diangkut Perahu Cepat Selama 4 Hari

Regional
Ruko 2 Lantai di Medan Terbakar, 23 Orang Terluka

Ruko 2 Lantai di Medan Terbakar, 23 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X