Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Siapkan Skenario Vaksinasi Covid-19 Malam Hari Saat Ramadhan

Kompas.com - 07/04/2021, 17:42 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Warga lansia di Jateng yang hendak divaksin sepanjang bulan Ramadhan, bisa dilakukan pada waktu malam hari setelah buka puasa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan skenario vaksinasi warga lansia pada bulan Ramadhan, yang akan dibagi waktu pelaksanaannya pada siang dan malam.

"Lagi kita desain tapi kita menyiapkan skenario itu. Kita khawatir saja umpama yang kasepuhan gitu enggak mau disuntik siang kan sayang karena target kita yang lansia jadi engga tercapai," jelas Ganjar di kantornya, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: 1.200 Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal Jadi Target Vaksinasi Covid-19

Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memutuskan bahwa vaksinasi saat Ramadhan diperbolehkan, Ganjar mengusulkan agar vaksinasi dapat dilakukan selepas berbuka puasa atau selesai tarawih.

Sebab tak dipungkiri, ada golongan lansia tertentu yang ingin melakukan vaksinasinya setelah berbuka puasa atau malam hari.

Untuk itu, Dinas Kesehatan diminta untuk menyiapkan vaksinasi di 35 kabupaten/kota agar membuka pelayanan di malam hari khusus bagi warga yang tidak mau divaksin saat masih menjalankan ibadah puasa.

Namun, Ganjar menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi juga tergantung dari stok vaksin yang ada.

"Rencana setiap kabupaten kota. Cuma itu tadi kita masih bergantung banget sama jumlah vaksin dari pusat," ungkapnya.

Baca juga: Tokoh Rama dan Shinta Jalani Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Kompleks Candi Prambanan

Ganjar mengatakan, Jawa Tengah baru saja dikirim vaksin dari pemerintah pusat pada Selasa (6/4/2021)

Diketahui, jumlah vaksin yang baru dikirim ke Jawa Tengah ada sekitar 200.000 dosis.

"Kemarin dikirimi hari ini datang tapi jumlahnya masih belum sesuai dengan yang kita targetkan," katanya.

Kendati demikian, Ganjar terus berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan terkait stok vaksin agar percepatan bisa berjalan sesuai target yang diharapkan.

"Mudah-mudahan sehari dua hari atau minggu depan bisa dikirim lagi sehingga kita bisa agak ngebut. Tapi kalai engga ya tergantung banget sama sana (pusat) tapi saya lagi komunikasi terus dengan Pak Menkes sampai hari ini," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X