5 Fakta Sidang Bahar bin Smith, Pertanyaan "Ente Tahu Ane" hingga Injak Kepala Sopir Taksi Online

Kompas.com - 07/04/2021, 17:02 WIB
ILUSTRASI -- Habib Bahar bin Smith menjalani persidangan perdana kasus penganiyaan sopir taksi online. Protes kasus dilanjutkan padahal sudah damai. (Tribun Jabar/Mega Nugraha) ILUSTRASI -- Habib Bahar bin Smith menjalani persidangan perdana kasus penganiyaan sopir taksi online. Protes kasus dilanjutkan padahal sudah damai. (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

KOMPAS.com - Bahar bin Smith menjalani sidang perdana terkait kasus penganiayaan sopir taksi online, Selasa (6/4/2021).

Sidang berlangsung secara telekonferensi dari Lapas Gunung Sindur dan Pengadilan Negeri IA Khusus Bandung.

Pada sidang pembacaan dakwaan ini, sejumlah peristiwa terungkap dalam fakta persidangan.

Berikut 5 fakta di persidangan Bahar bin Smith.

Baca juga: Bahar bin Smith Kedinginan dan Ingin ke Toilet, Sidang Penganiayaan Sopir Taksi Ditunda 3 Menit

1. Didakwa lakukan kekerasan pada sopir taksi

Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020).Dokumentasi/Humas Ditjen Pemasyarakatan. Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukanda membacakan dakwaan bahwa Bahar bin Smith telah terang-terangan melakukan kekerasan terhadap sopir taksi onine bernama Andriansyah.

Tak sendiri, dia dibantu seseorang bernama Wiro yang kini menjadi buronan polisi.

"Terdakwa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka," ujar Sukanda, jaksa Kejati Jabar.

Bahar bin Smith didakwa dengan pasal 170 KUHP ayat (2) ke-1 tentang kekerasan dalam dakwaan pertama dan Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan Jo Pasal 55 KUH Pidana.

Baca juga: Sidang Bahar Bin Smith, Terungkap Ojek Online Dianiaya 10 Kali dan Kepalanya Diinjak-injak

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berenang di Gili Trawangan Pakai Masker, Gubernur NTB: Susah Ternyata

Berenang di Gili Trawangan Pakai Masker, Gubernur NTB: Susah Ternyata

Regional
Kisah Pemudik, Mulai dari Jalan Kaki, Mengumpet di Bak hingga Berdalih Naik Angkot

Kisah Pemudik, Mulai dari Jalan Kaki, Mengumpet di Bak hingga Berdalih Naik Angkot

Regional
Ganjar Sapa Pasien Covid-19 dari Klaster Tarawih di Banyumas: Jangan Lupa Bahagia

Ganjar Sapa Pasien Covid-19 dari Klaster Tarawih di Banyumas: Jangan Lupa Bahagia

Regional
2 Remaja Perempuan Diduga Disekap dan Diperkosa Selama 4 Hari

2 Remaja Perempuan Diduga Disekap dan Diperkosa Selama 4 Hari

Regional
Terbongkar, Soal Ujian Akhir SMP di Jember Bocor, Bermula Siswa Tak Mau Kumpulkan HP, 48 Murid Ujian Ulang

Terbongkar, Soal Ujian Akhir SMP di Jember Bocor, Bermula Siswa Tak Mau Kumpulkan HP, 48 Murid Ujian Ulang

Regional
'Di Jayapura Maksimal Hanya Bisa Chat WhatsApp, Saya Butuh Video Conference, Terpaksa Saya ke Biak'

"Di Jayapura Maksimal Hanya Bisa Chat WhatsApp, Saya Butuh Video Conference, Terpaksa Saya ke Biak"

Regional
Tak Punya SIM, Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan, Seorang Polisi Nyaris Tertabrak

Tak Punya SIM, Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan, Seorang Polisi Nyaris Tertabrak

Regional
Ridwan Kamil Video Call dengan Ganjar Pranowo, Apa yang Dibahas?

Ridwan Kamil Video Call dengan Ganjar Pranowo, Apa yang Dibahas?

Regional
Pengelola Bandara Ahmad Yani Tegaskan Tak Ada Unsur Kesengajaan Loloskan Penumpang Covid-19

Pengelola Bandara Ahmad Yani Tegaskan Tak Ada Unsur Kesengajaan Loloskan Penumpang Covid-19

Regional
Cerita Prihatin, Penyandang Disabilitas yang Kerap Berdayakan Ekonomi Kaum Ibu di Salatiga

Cerita Prihatin, Penyandang Disabilitas yang Kerap Berdayakan Ekonomi Kaum Ibu di Salatiga

Regional
Gadis 15 Tahun Diperkosa Bergantian 10 Pria, 5 Pelaku Masih di Bawah Umur

Gadis 15 Tahun Diperkosa Bergantian 10 Pria, 5 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Cerita Pemuda Asal Klaten Batal Melamar Kekasih gara-gara Razia di Pos Penyekatan Pemudik

Cerita Pemuda Asal Klaten Batal Melamar Kekasih gara-gara Razia di Pos Penyekatan Pemudik

Regional
Renang di Gili Pakai Masker Bersama Menteri Sandiaga, Gubernur NTB: Takut Viral Lagi

Renang di Gili Pakai Masker Bersama Menteri Sandiaga, Gubernur NTB: Takut Viral Lagi

Regional
Oknum Dinkes Sambas Diduga Lakukan Pungli Biaya Rapid Test Antigen Rp 250.000

Oknum Dinkes Sambas Diduga Lakukan Pungli Biaya Rapid Test Antigen Rp 250.000

Regional
Penjelasan Polisi soal Pria Penampar Imam Masjid Saat Shalat Subuh di Pekanbaru

Penjelasan Polisi soal Pria Penampar Imam Masjid Saat Shalat Subuh di Pekanbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X