Tes Tertulis Perangkat Desa Diulang, Camat Panekan: Panitia Lalai, Ada Kunci Jawaban yang Salah

Kompas.com - 07/04/2021, 15:50 WIB
Sejumlah peserta test perangkat Desa Bedagung melakukan pencocokan ulang hasil test tertulis mereka dengan kunci jawaban milik panitia. Mereka mengaku mendapati kunci jawaban yang dimiliki panitia ada kesalahan jawaban. KOMPAS.COM/SUKOCOSejumlah peserta test perangkat Desa Bedagung melakukan pencocokan ulang hasil test tertulis mereka dengan kunci jawaban milik panitia. Mereka mengaku mendapati kunci jawaban yang dimiliki panitia ada kesalahan jawaban.

MAGETAN, KOMPAS.com – Tes tertulis perangkat Desa Bedagung di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terpaksa diulang setelah peserta melayangkan protes karena merasa dirugikan dengan penilaian panitia.

Camat Panekan Secondany Budi Wirawan mengakui, terdapat kesalahan dalam kunci jawaban yang dimiliki panitia.

Panitia tes perangkat Desa Bedagung itu teledor membuat kunci jawaban.

“Saya menganggap panitia lalai. Ada beberapa kunci jawaban yang salah, tidak sesuai,” ujarnya di Kantor Camat Panekan, Rabu (7/4/2021).

Keputusan itu diambil Secondany setelah memanggil ketua panitia tes dan kepala Desa Bedagung.

Baca juga: Palsukan Identitas, Seorang WN Belanda Tinggal di Indonesia Sejak 2013, Punya KTP dan SIM

Untuk menjamin tes tertulis ulang berjalan kondusif, Kecamatan Panekan memilih lokasi penyelenggaraan ujian.

Meski begitu, Secondany belum memastikan waktu penyelenggaraan tes ulang perangkat Desa Bedagung.

“Secepatnya meski demikian kita juga lihat kondisi dan penganggarannya ada atau tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, peserta melayangkan protes kepada panitia tes perangkat Desa Bedagung pada Selasa (6/4/2021).

Sejumlah peserta seleksi perangkat Desa Bedagung, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melakukan protes kepada panitia penyelenggara karena tidak puas dengan hasil penilaian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Regional
Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Regional
Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Regional
Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Regional
Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Regional
Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, 'Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?'

Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, "Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?"

Regional
Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Regional
Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Regional
Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Regional
Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Regional
Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Regional
Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Regional
[POPULER NUSANTAR] Nani Pengirim Sate Sianida Merantau Sejak Lulus SMP | Memburu Pria yang Bakar Perawat Eva

[POPULER NUSANTAR] Nani Pengirim Sate Sianida Merantau Sejak Lulus SMP | Memburu Pria yang Bakar Perawat Eva

Regional
Pesawat Perintis ke Krayan Tetap Terbang Meski Larangan Mudik, Sekda Nunukan: Orang Teriak Kalau Stop

Pesawat Perintis ke Krayan Tetap Terbang Meski Larangan Mudik, Sekda Nunukan: Orang Teriak Kalau Stop

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X