Pemkab Probolinggo Tak Larang Tarawih, Imamnya Harus Divaksin Dulu

Kompas.com - 07/04/2021, 15:28 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin India, vaksin buatan India, vaksin virus corona India. Dua vaksin corona India menuai kontroversi. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19, vaksin India, vaksin buatan India, vaksin virus corona India. Dua vaksin corona India menuai kontroversi.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica menegaskan, shalat tarawih pada Ramadhan tahun ini tidak dilarang digelar di mushala atau masjid.

Namun, Satgas memberikan sejumlah persyaratan. Mulai imam tarawih harus sudah divaksin dan semuanya bermasker ketika shalat.

Viro menuturkan, imam shalat tarawih harus divaksin dulu. Sejauh ini, pihaknya menunggu laporan dari kecamatan mengenai jumlah imam shalat atau guru ngaji yang sudah mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Kisah Mbah Sim, Hilang di Magelang, Ditemukan 30 Tahun Kemudian di Probolinggo berkat Unggahan Foto

"Salah satu syarat menggelar tarawih di mushala atau masjid imam tarawihnya harus mengikuti vaksinasi. Datanya belum masuk ke kami," kata Viro, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, lanjut Viro, jumlah jemaah dibatasi 50 persen dari kapasitas mushala atau masjid. Pembatasan itu supaya jarak antar jemaah sejauh 1 hingga 1,5 meter.

"Shalat tarawih di mushala atau masjid harus menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya imam dan jemaahnya semuanya mengenakan masker," tukas Viro.

Baca juga: Viral, Video Penangkapan Perampok di Exit Tol Probolinggo, Berkali-kali Terdengar Suara Tembakan

Untuk memastikan tarawih di Kabupaten Probolinggo menerapkan prokes, Viro menegaskan, satgas akan melakukan patroli keliling dan monitoring.

Jika nantinya pelaksanaan shalat tarawih tidak menerapkak prokes, kata Viro, satgas akan memberikan teguran.

Data kasus Covid-19 Kabupaten Probolinggo Selasa (6/4/2021), kasus aktif 6 orang, total terkonfirmasi 3.165 orang, 2.970 sembuh dan 189 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

Regional
Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Regional
Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Regional
Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Regional
Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Regional
Dinkes Sambas Bantah Ada Pungli Rapid Test Antigen, Ini Penjelasannya

Dinkes Sambas Bantah Ada Pungli Rapid Test Antigen, Ini Penjelasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Mei 2021

Regional
2 Lokasi di Sidoarjo serta Bangkalan Ditembak Orang Tak Dikenal, Polda Jatim Lakukan Penyelidikan

2 Lokasi di Sidoarjo serta Bangkalan Ditembak Orang Tak Dikenal, Polda Jatim Lakukan Penyelidikan

Regional
'Saya Dilaporkan Istri ke Ketua RT, Pak. Saya Langsung Dikarantina'

"Saya Dilaporkan Istri ke Ketua RT, Pak. Saya Langsung Dikarantina"

Regional
13 ABK Asal Filipina Berlayar dari India, Diketahui Positif Covid-19 Saat Berlabuh di Cilacap

13 ABK Asal Filipina Berlayar dari India, Diketahui Positif Covid-19 Saat Berlabuh di Cilacap

Regional
Truk Terbalik di Jalan Trans Flores, 1 Tewas di Tempat, 1 Luka-luka

Truk Terbalik di Jalan Trans Flores, 1 Tewas di Tempat, 1 Luka-luka

Regional
Volume Kubah Lava Tengah Gunung Merapi Capai 1,7 Juta Meter Kubik

Volume Kubah Lava Tengah Gunung Merapi Capai 1,7 Juta Meter Kubik

Regional
Kisah Pengungsi Afganistan, Bertahun-tahun Terkatung-katung hingga Depresi

Kisah Pengungsi Afganistan, Bertahun-tahun Terkatung-katung hingga Depresi

Regional
22.000 Kendaraan Putar Balik di Berbagai Pintu Masuk Jabar

22.000 Kendaraan Putar Balik di Berbagai Pintu Masuk Jabar

Regional
Takut Di-rapid Test Antigen, Ibu Ini Pilih Putar Balik di Exit Tol Begadung Nganjuk

Takut Di-rapid Test Antigen, Ibu Ini Pilih Putar Balik di Exit Tol Begadung Nganjuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X