Bendungan di Sumba Timur Rusak akibat Banjir Bandang, 1.440 Hektar Sawah Tidak Bisa Dialiri Air

Kompas.com - 07/04/2021, 14:39 WIB
Bendungan Kambaniru, Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada saat terjadi banjir bandang, Minggu (4/4/2021). 
KOMPAS.com/DOKUMEN PRIBADI DENY NAPPOEBendungan Kambaniru, Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada saat terjadi banjir bandang, Minggu (4/4/2021).

WAINGAPU, KOMPAS.com - Bendungan Kambaniru di Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak total akibat banjir bandang yang melanda daerah tersebut, Minggu (4/4/2021).

"Bantal dan sayap (Bendungan Kambaniru ambruk). Sehingga praktis ya, kalau sudah seperti itu, air tidak bisa mengalir lagi ke selokan," kata Bupati Sumba Timur Khristofel Praing saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/4/2021) siang.

Baca juga: Video Viral Seorang Turis Asing Mengais Sisa Makanan dari Sesajen di Bali

"Dan, tidak bisa dipakai lagi sama sekali bendungan tersebut. Rusak total sudah itu," ujar Khristofel menambahkan.

Selama ini, bantal tersebut berfungsi untuk membendung air sungai agar bisa dialirkan ke saluran induk.

Air yang ada di saluran induk akan diteruskan untuk kebutuhan irigasi persawahan warga di Kecamatan Kambera.

"Sekarang saluran induknya tidak ada air lagi. Karena bantal (penahan air sungai) sudah ambruk," ungkap Khristofel.

Khristofel menyebutkan, kerusakan bendungan tersebut berdampak langsung terhadap 1.440 hektar sawah penduduk.

Baca juga: Terdampak Banjir Bandang, Bandara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur, Ditutup Sementara

Ia berharap pemerintah pusat memperhatikan bendungan yang sudah rusak parah tersebut.

"Karena kewenangan pemerintah pusat, kita berharap pemerintah pusat sesegera mungkin (memperbaiki Bendungan Kambaniru). Karena berkaitan hajat hidup orang banyak, 1.440 hektar. Ribuan masyarakat yang menggantungkan hidupnya di situ," kata Khristofel.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X