UNS Uji Coba Kuliah Tatap Muka Perdana di 3 Fakultas

Kompas.com - 07/04/2021, 11:57 WIB
Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho meninjau pelaksanaa  uni coba kuliah tatap muka di kampus setempat, Rabu (7/4/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRektor UNS Solo Jamal Wiwoho meninjau pelaksanaa  uni coba kuliah tatap muka di kampus setempat, Rabu (7/4/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah menggelar uji coba kuliah tatap muka perdana untuk tiga fakultas pada Rabu (7/4/2021).

Tiga fakultas yang mengikuti uji coba antara lain, Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keolahragaan.

"Jadi kita mulai membuka diri agar kuliah secara tatap muka atau luring ini bisa dimulai," kata Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho di sela-sela meninjau kuliah tatap muka, Rabu.

Baca juga: Ada Guru Positif Covid-19, Uji Coba Sekolah Tatap Muka di MTsN 3 Klaten Ditunda

Uji coba kuliah tatap muka dilaksanakan setelah ada surat keterangan bersama menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

"Kedua Pak Dirjen Dikti mencoba untuk membuat edaran. Hanya saja dalam praktiknya harus memperhatikan dua hal, yaitu bersyarat dan bertahap," ungkap dia.

Bersyarat yang dimaksud adalah kuliah tatap muka dijalankan dengan memperhatikan protokol Covid-19.

Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, cek suhu, termasuk di dalamnya adanya izin dari orangtua.

"Jadi kalau mahasiswa tidak ingin kuliah, ya boleh, tidak apa-apa. Kita siapkan tetap daring. Jadi akan mencoba untuk dua ini tatap muka juga ada, daring juga ada," terang dia.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Siswa SMP di Kota Madiun Belajar di Taman Kota

Kemudian, lanjut Jamal bertahap ini tidak semua mahasiswa mengikuti kuliah tatap muka.

Namun, hanya mahasiswa semester dua dan semeter akhir yang menempuh skripsi.

"Dicoba dulu untuk yang sementer dua. Itu hanya separuhnya. Jadi kalau semester dua itu 100 mahasiswa kita coba 50 mahasiswa. Kemudian kita bagi maksimal satu ruangan. Kalau ruangan kecil ya 25 mahasiswa. Sehingga kita jaga betul, termasuk di dalamnya adalah untuk dosen itu diutamakan mereka yang sudah divaksin," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Wanita Sebar Rp 100 Juta dari Balkon Viral, Ternyata Pengusaha, Ini Dia Sosoknya

Video Wanita Sebar Rp 100 Juta dari Balkon Viral, Ternyata Pengusaha, Ini Dia Sosoknya

Regional
Mengacu PPKM Mikro, Wali Kota Eri Izinkan Warga Surabaya Shalat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

Mengacu PPKM Mikro, Wali Kota Eri Izinkan Warga Surabaya Shalat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

Regional
Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Regional
Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Regional
Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Regional
Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Regional
'Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan'

"Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan"

Regional
Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Regional
2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

Regional
Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Regional
Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Regional
KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Anak Buah Kaget: Minggu Pagi Masih Bekerja

Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Anak Buah Kaget: Minggu Pagi Masih Bekerja

Regional
Takbir Keliling dan 'Open House' Dilarang di Batam

Takbir Keliling dan "Open House" Dilarang di Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X