Pengendara Motor yang Tembak Mobil Anggota DPRD Sintang Ditangkap, Ini Motifnya

Kompas.com - 07/04/2021, 09:47 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

KOMPAS.com - Setelah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pengendara motor yang menembak mobil milik anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Nekodimus.

“Terduga pelaku berinisial SR (25) telah ditangkap di rumahnya, Senin (5/4/2021) sore. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Mapolsek setempat untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan polisi, motifnya penembakan yang dilakukan pelaku karena kesal kepada Nekodimus.

"Dari keterangan pelaku bahwa motif penembakan yang dilakukannya menggunakan senapan angin tersebut karena merasa jengkel hampir tersenggol mobil Nekodimus," kata Kasubag Humas Iptu Hariyanto, dikutip dari Tribun Pontianak, Selasa.

Baca juga: Detik-detik Mobil Anggota DPRD Sintang Ditembak Pengendara Motor

Kronologi kejadian

Diceritakan Donny, peristiwa itu berawal saat pelaku mengendarai sepeda motor melintas di jalan yang sempit dan miring.

Disaat bersamaan, dari arah depan mucul mobil Toyota Hilux milik Nekodimus.

"Antara sepeda motor dan mobil tersebut tidak mau bergantian lewat. Sehingga pelaku dan mobil berpapasan dan hampir bersenggolan,” kata Donny saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Bertengkar di Jalan, Seorang Pemuda Tembak Mobil Anggota DPRD Sintang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Mei 2021

Regional
Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Regional
Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Regional
Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Regional
Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Regional
Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Regional
Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

Regional
Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Regional
Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Regional
Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X