Badai Siklon Tropis Seroja Terjang Kupang, 3 Warga Tewas Tertimpa Bangunan yang Roboh

Kompas.com - 07/04/2021, 06:54 WIB
(ILUSTRASI) Suasana di Kota Kupang setelah dilanda badai siklon tropis Seroja pada Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE(ILUSTRASI) Suasana di Kota Kupang setelah dilanda badai siklon tropis Seroja pada Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021).

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak tiga warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas tertimpa gereja yang roboh.

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka mengatakan, badai yang menghantam wilayah Kabupaten Kupang membuat sebagian gedung Gereja Gmit Hosana Naiotel roboh pada Senin (5/4/2021) sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca juga: Badai Siklon Tropis Seroja Melanda NTT, KMP Jatra 1 Tenggelam, 1 Kapal Lainnya Hanyut

"Kejadian alam Siklon Tropis Seroja pada hari Senin, 5 April 2021, sekitar pukul 03.00 Wita, yang mengakibatkan sebagian gedung Gereja Gmit Hosana Naiotel, Desa Bokong, roboh dan menimpa tiga orang dan dinyatakan meninggal dunia di tempat," ungkap Elpidus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/4/2021).

Sebanyak tiga orang yang meninggal merupakan seorang pendeta Merly Kande (35), Marisa Molina (7), dan seorang mahasiswi Janingsi Mentari Langkola (20).

Menurut Elpidus, tiga korban tewas itu tertimpa gereja yang roboh saat tidur di ruangan depan rumah pelayan yang berada di belakang gereja.

Saat ini, ketiga korban telah dievakuasi ke rumah duka di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kuat dugaan para korban meninggal dunia akibat tertimpa kap batu yang roboh," ungkap Elpidus.

Baca juga: Puluhan Perahu Nelayan di Kota Kupang, NTT Rusak Diterjang Badai Seroja

Elpidus menambahkan, evakuasi korban sempat terhambat karena cuaca ekstrem. Air sungai di sekitar lokasi meluap dan jaringan komunikasi terputus.

Korban meninggal dunia atas nama Janingsi Mentari Langkola rencananya dikembalikan ke rumah orangtuanya di Alor. Namun, pihak keluarga belum bisa dihubungi karena jaringan komunikasi terputus.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X